Menuju konten utama

Presiden Prabowo Dukung Penuh Sasakawa Foundation Berantas Kusta

Yohei menuturkan, masyarakat Indonesia masih mengalami misinformasi terkait penanganan penyakit kusta sehingga penyintas kusta mendapat stigma negatif.

Presiden Prabowo Dukung Penuh Sasakawa Foundation Berantas Kusta
Duta Besar Kehormatan WHO untuk Pemberantasan Kusta sekaligus Ketua Nippon Foundation, Yohei Sasakawa. Foto/ Dok. Sasakawa Foundation.

tirto.id - Presiden Prabowo menerima Duta Besar Kehormatan WHO untuk Pemberantasan Kusta sekaligus Ketua Nippon Foundation, Yohei Sasakawa, di Hambalang, Bogor, Jumat (16/1/2026). Pertemuan tersebut membahas mengenai upaya Sasakawa Foundation dalam pemberantasan penyakit kusta di Indonesia.

Prabowo Subianto pun menyatakan memberi dukungan penuh terhadap Sasakawa Foudation yang berkomitmen membantu Indonesia menghilangkan penyakit kusta.

"Beliau telah menunjukkan dukungan penuh kepada kami untuk melaksanakan berbagai kegiatan guna mengeliminasi penyakit ini," kata Yohei dalam keterangan tertulis, Sabtu (17/1/2026).

Yohei menuturkan, masyarakat Indonesia masih mengalami misinformasi terkait penanganan penyakit kusta. Dia tak memungkiri jika penderita atau penyintas kusta kerap mendapat stigma negatif di tengah masyarakat.

"Ketika menyangkut penghapusan diskriminasi atau stigma, dukungan nasional secara menyeluruh sangat dibutuhkan agar masyarakat tidak lagi mendiskriminasi mereka. Oleh karena itu, hal ini menjadi salah satu pendekatan dimana kami meminta dukungan penuh dari Presiden," ujar Yohei.

Dalam gerakan ini, influencer Arnold Saputra juga tertarik untuk membantu Sasakawa Foundation dalam melakukan pendekatan ke generasi muda terkait penanganan kusta. Arnold akan berkontribusi untuk menyuarakan upaya penyembuhan kusta, dan menyampaikan pesan ke masyarakat untuk tidak melakukan diskriminasi terhadap penderita kusta.

Arnold mengatakan, langkah pertama yang akan dilakukan adalah online education-nya dari media sosial. Edukasi ini, kata dia, bertujuan meluruskan stigma mengenai kusta kepada masyarakat.

"Jadi sebenarnya (kusta) enggak gampang ketularan dan obat-obatnya Sasakawa-san dan timnya sudah sediakan ke Indonesia itu semuanya gratis," tutur dia.

Sebelumnya, Yohei menegaskan kepada semua pihak untuk mengakhiri stigma dan diskriminasi terhadap orang dengan kusta. Menurut dia, upaya eliminasi kusta tidak cukup hanya dengan pengobatan medis, tetapi juga harus disertai perubahan cara pandang masyarakat.

“Yang terpenting adalah mengobati dan membebaskan orang-orang ini dari diskriminasi serta memberi mereka simpati. Saya berharap kita bisa bersama-sama melakukan pendekatan yang tepat demi menghilangkan kusta dengan baik,” kata Sasakawa dalam acara Media Briefing di Wisma Habibie–Ainun, Kuningan, Jakarta, Kamis (15/1/2026).

Melalui Sasakawa Health Foundation (SHF), pria berusia 87 tahun tersebut menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pemberantasan kusta di Indonesia. Dia berpendapat bahwa Indonesia menjadi salah satu fokus perhatian Sasakawa karena masih termasuk dalam tiga besar negara dengan jumlah penderita kusta terbanyak di dunia.

Baca juga artikel terkait PEMERINTAHAN PRABOWO-GIBRAN atau tulisan lainnya dari Ayu Mumpuni

tirto.id - Flash News
Reporter: Ayu Mumpuni
Penulis: Ayu Mumpuni
Editor: Andrian Pratama Taher