Menuju konten utama

Pramono ke Pengelola Ragunan: Jangan Sampai Pakan Terbengkalai

Pramono membantah pakan harimau di Ragunan dibawa pulang oleh penjaga.

Pramono ke Pengelola Ragunan: Jangan Sampai Pakan Terbengkalai
Pengunjung mendokumentasikan landak Jawa (Hystrix javanica) saat wisata malam di Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta, Sabtu (11/10/2025).ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, meminta pengelola Taman Margasatwa Ragunan untuk mengawasi pemberian pakan satwa harimau. Permintaan tersebut disampaikan di tengah beredarnya isu pakan harimau di Ragunan dibawa pulang oleh penjaga.

“Saya juga meminta kepada Ibu [pengelola Ragunan] yang bertanggung jawab kepada pakan, jangan sampai pakannya itu terbengkalai ataupun kekurangan seperti yang dituduhkan selama ini,” kata Pramono saat meninjau langsung kondisi satwa harimau di Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta Selatan, Kamis (20/11/2025).

Pramono juga mengaku telah menginstruksikan Kepala Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Distamhut) Jakarta untuk memastikan pemberian pakan satwa di Ragunan berjalan dengan baik.

VideoCapture 20251120 100036

“Hal yang menjadi perhatian kami adalah tentang makanan atau pangan atau pakan, sehingga dengan demikian saya meminta kepada Kepala Dinas [Pertamanan dan Hutan Kota] untuk yang begini dicek terus-menerus. Jangan sampai apa yang menjadi tuduhan yang diviralkan itu benar,” sebutnya.

Pramono juga menegaskan narasi yang beredar bahwa pakan harimau di Ragunan dibawa pulang oleh penjaga tidaklah benar.

Menurutnya, selama ini pemberian pakan harimau selalu diawasi dengan ketat oleh pengelola Ragunan.

“Jadi, yang diviralkan bahwa seakan-akan pakannya itu dibawa pulang ke rumah, enggak benar. Sekali lagi, enggak benar,” tegasnya.

Politikus PDIP itu menyebut, saat ini Pemprov DKI berkomitmen memperbaiki sejumlah fasilitas di Ragunan untuk membuat taman margasatwa itu lebih menarik untuk dikunjungi.

Salah satu langkah yang dilakukan Pemprov DKI adalah dengan membuka Ragunan hingga malam hari tiap Sabtu malam.

Setelah dibuka hingga malam hari, Pramono mengaku ada peningkatan pengunjung di Ragunan. Rata-rata pengunjung Ragunan pada malam Minggu bahkan disebutnya mencapai 35 sampai 40 ribu pengunjung.

“Sekarang ini akibat Sabtu malam dibuka, Sabtu, Minggu itu rata-rata orang berkunjung di Ragunan antara 35 sampai dengan 40 ribu, jadi kunjungannya sudah naik secara signifikan,” pungkas Pramono.

Baca juga artikel terkait PRAMONO ANUNG atau tulisan lainnya dari Naufal Majid

tirto.id - Flash News
Reporter: Naufal Majid
Penulis: Naufal Majid
Editor: Fransiskus Adryanto Pratama