Menuju konten utama

Prabowo Pantau Gibran Pimpin Delegasi Indonesia di KTT G20 Afsel

Prabowo telah bersurat ke Presiden Afrika Selatan terkait ketidakhadirannya di KTT G20.

Prabowo Pantau Gibran Pimpin Delegasi Indonesia di KTT G20 Afsel
Wapres Gibran Rakabuming Raka saat menghadiri penanaman jagung kuartal IV dan penebaran benih ikan oleh Polri di Tigaraksa, Tangerang, Banten, Rabu (8/10/2025). (FOTO/Dokumentasi Setwapres)
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Kementerian Luar Negeri (Kemlu RI) mengungkapkan kehadiran Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 yang berlangsung di Johannesburg Expo Centre (NASREC), Afrika Selatan, pada 22–23 November 2025 sebagai bentuk dukungan Indonesia pada forum tingkat tinggi lintas negara tersebut.

Disebutkan dalam keterangan Kemlu bahwa kehadiran Gibran di KTT G20 ditugaskan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto.

"Kehadiran Wakil Presiden RI pada KTT G20 menegaskan komitmen Indonesia terhadap G20 tetap kuat dan konsisten. Indonesia terus mendorong reformasi tata kelola global, memperkuat representasi negara berkembang, serta memainkan peran konstruktif dalam diplomasi Global South, selaras dengan prioritas," dikutip dari keterangan pers Kemlu RI, Jumat (21/11/2025).

Presiden Prabowo juga telah mengirimkan surat Presiden Afrika Selatan, yang disampaikan secara langsung oleh Wakil Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan selaku Utusan Khusus Presiden.

"Dalam surat tersebut, Presiden RI menyampaikan tidak dapat menghadiri KTT G20, serta menegaskan dukungan penuh Indonesia terhadap keberhasilan penyelenggaraan KTT G20 di bawah Presidensi Afrika Selatan," tulisnya.

Saat ini Presiden Prabowo tengah disibukkan dengan sejumlah agenda prioritas nasional menjelang akhir tahun, termasuk agenda strategis yang memerlukan arahan dan perhatian langsung di dalam negeri.

Kemlu menyebut, Presiden Prabowo tetap memantau G20 dan seluruh pembahasannya untuk memastikan posisi Indonesia dalam perundingan tetap terjaga dan efektif.

"Meski demikian, Presiden Prabowo Subianto terus mengikuti perkembangan pembahasan G20 melalui laporan berkala dari Sherpa Indonesia dan memberikan arahan substantif untuk memastikan posisi Indonesia tetap terjaga dan efektif dalam perundingan," jelasnya.

Diketahui bahwa Presidensi G20 Afrika Selatan melanjutkan estafet kepemimpinan negara berkembang setelah Indonesia (2022), India (2023), dan Brasil (2024). Dengan mengusung tema “Solidarity, Equality, Sustainability”, Afrika Selatan memfokuskan pembahasan G20 pada empat prioritas utama:

1. Penguatan ketahanan dan respons terhadap bencana,

2. Upaya memastikan keberlanjutan utang bagi negara berpendapatan rendah,

3. Mobilisasi pendanaan untuk transisi energi berkeadilan, serta

4. Pemanfaatan critical minerals untuk pertumbuhan yang inklusif dan pembangunan berkelanjutan.

Baca juga artikel terkait KTT G20 atau tulisan lainnya

tirto.id - Flash News
Reporter: Irfan Amin
Editor: Bayu Septianto