Menuju konten utama

Prabowo Janji Benahi TNI-Polri, Tak Pandang Pangkat Jenderal

PPrabowo menyatakan akan memberikan kesempatan bagi tiap lembaga untuk memperbaiki diri. Namun, akan mengambil langkah tegas jika tidak ada perubahan.

Prabowo Janji Benahi TNI-Polri, Tak Pandang Pangkat Jenderal
Presiden Prabowo Subianto (kiri) didampingi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka (kedua kiri) bersiap memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin (15/12/2025). Sidang kabinet paripurna tersebut membahas penanganan bencana serta kesiapan pemerintah menghadapi periode libur akhir tahun. ANTARA FOTO/Galih Pradipta/YU
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Presiden Prabowo Subianto mengklaim berkomitmen untuk melakukan pembenahan menyeluruh terhadap institusi TNI dan Polri demi memperkuat fondasi hukum negara.

Prabowo memastikan tidak ada pihak yang kebal hukum, termasuk aparat yang melakukan pelanggaran.

Hal disampaikan dalam dialog bersama sejumlah tokoh dan jurnalis di kediamannya di Hambalang, Bogor, Sabtu (21/3/2026).

“Yang saya ingin lakukan adalah transformasi bangsa, saya ingin perbaiki kondisi bangsa itu semua termasuk di situ adalah alat-alat penegak hukum,” ujar Prabowo dalam kanal YouTube resminya, yang dilihat Minggu (22/3/2026).

Presiden menambahkan bahwa supremasi hukum menjadi syarat mutlak bagi keberhasilan sebuah negara.

“Hukum, the rule of law, itu bagian penting daripada negara yang kuat dan berhasil,” tegasnya.

Terkait upaya pembersihan internal, Prabowo menyatakan akan memberikan kesempatan bagi tiap lembaga untuk memperbaiki diri. Namun, ia akan mengambil langkah tegas jika tidak ada perubahan nyata.

“Saya pertama ingin memberi kesempatan tiap lembaga membersihkan diri. Kamu bisa perbaiki diri nggak? Kalau kau perbaiki diri saya kasih kesempatan,” ujarnya.

Prabowo juga menyoroti pentingnya pengawasan lapangan terkait praktik ilegal, seperti pertambangan tanpa izin yang luput dari pantauan aparat kewilayahan.

“Bagaimana ada tambang ilegal Babinsa tidak tahu, Danramil tidak tahu, Kodim tidak tahu, Dandim tidak tahu?” katanya.

Ia juga menekankan bahwa tindakan tegas terhadap aparat yang melanggar hukum telah dilakukan sebelumnya tanpa pandang bulu. “Anda bisa lihat sudah berapa jenderal, bintang 3, bintang 2 yang kita pecat yang kita serahkan ke kejaksaan,” tegasnya.

Prabowo mengingatkan bahwa tindakan segelintir anggota dapat merusak citra seluruh institusi di mata masyarakat. “Mungkin beberapa oknum dia punya power, dia bisa berbuat seenaknya, tapi ratusan ribu polisi yang lain terkena nama jeleknya,” pungkasnya.

Baca juga artikel terkait LATEST NEWS atau tulisan lainnya dari Mochammad Fajar Nur

tirto.id - Flash News
Reporter: Mochammad Fajar Nur
Penulis: Mochammad Fajar Nur
Editor: Hendra Friana