Menuju konten utama

Prabowo Anugerahkan Seskab Teddy Bintang Mahaputera Utama

Presiden Prabowo memberikan penghargaan kepada Seskab Teddy Indra Wijaya karena berjasa dalam bidang pemerintahan dan pelayanan publik.

Prabowo Anugerahkan Seskab Teddy Bintang Mahaputera Utama
Presiden Prabowo Subianto (kanan) menyalami Sekretaris Kabinet (Seskab) Letkol Inf. Teddy Indra Wijaya (kiri) selepas prosesi penyematan tanda kehormatan Bintang Mahaputera Utama dalam upacara penganugerahan tanda kehormatan RI di Istana Negara, Jakarta, Senin (25/8/2025). ANTARA/HO-BPMI Setpres/am.

tirto.id - Presiden Prabowo Subianto memberikan tanda jasa kehormatan berupa Bintang Mahaputera Utama kepada Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, di Istana Negara, Jakarta Pusat, Senin (25/8/2025).

Pemberian tanda jasa tersebut dilakukan berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 73, 74, 75, 76, 77, 78 tentang Penganugerahan Tanda Penghormatan. Saat proses pemberian tanda jasa kehormatan, pembawa acara membacakan alasan mengapa Teddy layak mendapatkan Bintang Mahaputera Utama.

Teddy dinilai berjasa dalam bidang pemerintahan dan pelayanan publik.

"[Teddy] dikenal sebagai sosok yang penuh disiplin, tegas, dan loyalitas dalam pengabdiannya kepada bangsa dan negara, aktif memastikan koordinasi lintas kementerian dan lembaga berjalan cepat dan efesien sehingga terwujudnya pelayanan yang efektif untuk masyarakat Indonesia," kata pembaca acara.

Selain Teddy, sejumlah pejabat Kabinet Merah Putih lain juga menerima tanda jasa kehormatan. Beberapa di antaranya adalah Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, serta Menteri ESDM Bahlil Lahadalia.

Selain dari pejabat Kabinet Merah Putih, pimpinan DPR/MPR/DPD RI juga mendapatkan tanda jasa kehormatan, yakni Ketua DPR RI Puan Maharani, Ketua MPR RI Ahmad Muzani, serta Ketua DPD RI Sultan Najamudin. Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco juga menerima tanda jasa kehormatan tersebut.

Tak cuma politisi, aparat kepolisian yang berjasa di Tanah Air juga mendapatkan tanda jasa. Salah satunya, yakni Kapolri periode 1968-1971 Hoegeng Iman Santoso. Penghargaan itu diperuntukan ahli waris Hoegeng.

Baca juga artikel terkait PEMERINTAHAN PRABOWO-GIBRAN atau tulisan lainnya dari Muhammad Naufal

tirto.id - Flash News
Reporter: Muhammad Naufal
Penulis: Muhammad Naufal
Editor: Andrian Pratama Taher