Menuju konten utama

Polri Siapkan Dukungan DVI untuk Korban Virgo Transport 8

Per Minggu (13/9/2026) sore, Polri telah menyiapkan enam posko DVI di Jawa Timur dan Kalimantan Selatan.

Polri Siapkan Dukungan DVI untuk Korban Virgo Transport 8
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Penmas) Divisi Hubungan Masyarakat (Divhumas) Polri, Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko. tirto.id/Naufal Majid
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Kepolisian Republik Indonesia (Polri) menyiapkan dukungan Disaster Victim Identification (DVI) guna memastikan proses identifikasi korban insiden tenggelamnya KM Virgo Transport 8 berjalan secara profesional dan akurat. Per Minggu (13/9/2026) sore, Polri telah menyiapkan enam posko DVI di Jawa Timur dan Kalimantan Selatan.

“Polri tidak hanya memperkuat pencarian dan evakuasi, tetapi juga menyiapkan seluruh dukungan yang diperlukan, termasuk DVI, kesehatan, posko pelayanan, dan jalur komunikasi bagi keluarga. Semua dilakukan untuk memastikan penanganan korban berjalan secara profesional, akurat, dan manusiawi,” ujar Karopenmas Divhumas Polri, Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, dalam keterangan tertulis, Minggu (13/9/2026).

Di Jawa Timur, posko DVI terdiri atas Posko DVI Antemortem Dokkes Polda Jatim di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Posko DVI Antemortem Polda Jatim di Pelabuhan Sumenep, serta Posko DVI Postmortem Polda Jatim di RS Bhayangkara Surabaya.

Sementara di Kalimantan Selatan, posko DVI terdiri atas Posko DVI Postmortem Polda Kalsel di RS Bhayangkara Banjarmasin, Posko DVI Postmortem di RSUD Ulin Banjarmasin, serta Posko DVI Antemortem Biddokkes Polda Kalsel di Pelabuhan Trisakti.

Polres Pelabuhan Tanjung Perak juga turut mendirikan Posko Pelayanan dan Pengaduan di Pelabuhan Penumpang Gapura Surya Nusantara, Tanjung Perak. Posko ini diperkuat 10 personel Polres, 2 personel Tim Kesehatan, 6 personel Biddokkes dan DVI Polda Jatim, serta 2 personel BPBD Jatim.

Keluarga korban dapat menghubungi layanan informasi Polri melalui Call Center 110 atau layanan Polres Pelabuhan Tanjung Perak di nomor 081918600000.

Trunoyudo mengimbau masyarakat dan keluarga korban untuk tetap tenang dan memperoleh informasi hanya melalui kanal resmi.

“Kami memahami bahwa keluarga korban saat ini membutuhkan kepastian dan informasi. Upaya pencarian akan terus dilakukan secara maksimal hingga seluruh korban yang masih dalam pencarian dapat ditemukan dan dievakuasi,” pungkasnya.

Sebelumnya, KM Virgo Transport 8 yang berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin, dilaporkan hilang kontak sekitar pukul 02.05 WITA di sekitar perairan Pulau Masalembu, Tanjung Selatan, Kalimantan Selatan setelah berangkat dari Pelabuhan Surabaya menuju Pelabuhan Banjarmasin pada Sabtu (12/9/2026) pukul 06.52 WITA. Perjalanan tersebut berjarak 86 mil laut dari Pelabuhan pemberangkatan.

Berdasarkan data sementara, jumlah Person on Board (POB) tercatat 243 orang. Berdasarkan manifes, kapal bertonase 8.540 GT tersebut membawa 30 kru, 27 mitra kerja kapal, 59 penumpang dewasa, 1 anak-anak, serta 126 sopir dan kernet, dengan muatan 89 kendaraan.

Sejauh ini, Basarnas melaporkan data sementara enam korban meninggal dunia dalam insiden laut ini.

Dugaan penyebab insiden dan dampaknya terhadap muatan, potensi pencemaran lingkungan, dan harta benda lainnya masih dalam tahap investigasi serta konfirmasi lebih lanjut.

Untuk memperkuat operasi SAR, Korpolairud Baharkam Polri memberangkatkan tiga kapal polisi, KP Laksmana-7012, KP Ibis-6001, dan KP Manyar-5003, menuju lokasi kejadian. Estimasi waktu tiba antara 7 hingga 24 jam. Operasi juga melibatkan dua unit helikopter, personel Basarnas, TNI AL, dan KSOP.

Baca juga artikel terkait KECELAKAAN KAPAL atau tulisan lainnya dari Khizbulloh Huda

tirto.id - Flash News
Reporter: Khizbulloh Huda
Penulis: Khizbulloh Huda
Editor: Fadrik Aziz Firdausi