tirto.id - Kabid Fiskomfor Puslabfor Bareskrim Polri, Kombes Romylus Tamtelahitu, mengatakan hanya ada satu akses keluar masuk di Ruko Terra Drone di Jalan Letjen Suprapto, Jakarta Pusat. Hal ini ia nyatakan usai polisi memeriksa tempat kejadian perkara (TKP) kebakaran, Selasa (9/12/2025).
"Jika teman-teman melihat, memang tadi sejak siang atau sore hari, untuk akses hanya satu ya," ujar Romylus di sekitar TKP, Selasa (9/12/2025) malam.
Romylus menyatakan kepolisian masih mendalami kembali soal akses keluar masuk perusahaan jasa penyewaan drone tersebut. Polisi juga masih menyelidiki penyebab terbakarnya gedung tersebut.
"Oleh karena itu, lagi-lagi kami mohon kepada teman-teman untuk bersabar, kami akan lanjutkan kembali pemeriksaan nanti ke depan setelah hari ini," tuturnya.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Roby Heri Saputra berujar, pihaknya tengah memeriksa dugaan kelalaian pemilik Terra Drone.
Hal itu dilakukan melalui pemeriksaan sejumlah karyawan Terra Drone. Hingga Selasa malam, total enam karyawan yang diperiksa polisi.
"Itu juga nanti kita upayakan komunikasi dan memeriksa pemilik gedung atau penanggung jawab perusahaan," tuturnya di lokasi yang sama.
Menurut Roby, pemeriksaan dilakukan agar kepolisian mengetahui secara pasti penyebab kebakaran yang menewaskan 22 orang tersebut. Pemeriksaan juga dilakukan agar polisi dapat memastikan apakah terdapar unsur pidana dalam peristiwa kebakaran itu.
Di satu sisi, ia belum mengungkapkan hasil pemeriksaan sementara atas pemeriksaan terhadap keenam orang tersebut.
"Apa akan diselidiki juga ada tidaknya unsur pidana. Tentu saja kami lakukan penyelidikan. Penyelidikan untuk membuat terang suatu kejadian apakah ada unsur pidananya atau tidak. Jadi, kami masih melaksanakan penyelidikan tersebut," urai Roby.
Penulis: Muhammad Naufal
Editor: Bayu Septianto
Masuk tirto.id




























