Menuju konten utama

Pesan Purbaya ke Anggito: Tetap Kreatif, Laporin Apa Adanya

Kreatif yang dimaksudnya adalah terkait penggunaan berbagai instrumen untuk melihat kondisi perbankan dan kondisi perekonomian nasional secara lebih luas.

Pesan Purbaya ke Anggito: Tetap Kreatif, Laporin Apa Adanya
Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa di Kompleks Parlemen, Jakarta Pusat, Selasa (23/9/2025). tirto.id/ Nanda Aria Putra

tirto.id - Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa, berpesan kepada Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (DK LPS) 2025-2030, Anggito Abimanyu, untuk lebih kreatif dalam melihat kondisi perbankan. Pasalnya, tantangan yang harus dihadapi mantan Wakil Menteri Keuangan itu cukup banyak.

Apalagi, pada tahun 2028 LPS juga akan mulai menjamin polis asuransi, sesuai amanat Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU PPSK).

"Tetap kreatif, laporin apa adanya. Asses kondisi perbankan yang enggak benar. Kalau enggak, nanti saya yang lebih tahu soalnya. Awas kalau mereka engga tahu," ujar Anggito, di Kantor LPS, SCBD, Jakarta Selatan, Rabu (8/10/2025).

Lebih lanjut, Purbaya menjelaskan, kreatif yang dimaksudnya adalah terkait penggunaan berbagai instrumen untuk melihat kondisi perbankan dan kondisi perekonomian nasional secara lebih luas. Tidak hanya itu, instrumen yang dimiliki LPS pun lebih banyak ketimbang anggota Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) lainnya.

"Nah, itu harus dikembangkan terus ke depan. Biar pegawai-pegawai tetap rajin research dan mencari terobosan-terobosan baru untuk melihat gimana sih kondisi sistem perekonomian kita," tambahnya.

Sementara itu, seiring dengan bertambahnya tugas LPS untuk menjamin polis asuransi dua tahun ke depan, mantan Dewan Komisioner LPS itu pun berpesan agar Anggito bisa lebih cepat dalam melihat kondisi industri asuransi dan juga perbankan. Dia percaya, dengan pengalaman panjang yang telah dimiliki Anggito, ia akan mampu menjaga kondisi perbankan dan Industri asuransi dalam kepemimpinannya.

"Biasanya kadang-kadang agak telat mereka lihat. Saya harapkan ke depan lebih cepat dibanding sebelumnya," kata Purbaya.

Di sisi lain, sebagai Ketua KSSK, Purbaya Juga berjanji tidak akan membiarkan Anggito bekerja sendirian. Tidak hanya itu, keduanya juga masih bisa berdiskusi untuk mencari cara meningkatkan perekonomian nasional.

"Dia kan sudah cukup senior juga, harusnya enggak terlalu sulit untuk menjalankan tugasnya di LPS dan saya kan di KSSK juga. Jadi dia tidak akan lepas sendirian. Saya di sana juga bukan (nggak jelas), nanti kita diskusi di sana nanti di KSSK. Supaya semuanya bagus," tutup Purbaya.

Baca juga artikel terkait LPS atau tulisan lainnya dari Qonita Azzahra

tirto.id - Insider
Reporter: Qonita Azzahra
Penulis: Qonita Azzahra
Editor: Dwi Aditya Putra