Menuju konten utama

Pesan dan Pandangan Paus Leo XIV tentang Israel-Palestina?

Puas Leo XIV menyerukan perdamaian dunia, termasuk menyinggung konflik di Jalur Gaza, Palestina. Simak sikap Paus Leo XIV setelah terpilih dari konklaf.

Pesan dan Pandangan Paus Leo XIV tentang Israel-Palestina?
Paus Leo XIV Robert F Prevost. foto/Reuters
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Paus Leo XIV, dalam pesan minggu pertamanya setelah terpilih, secara tegas menyerukan gencatan senjata di Gaza Palestina. Pesan itu disampaikan Paus Leo XIV dari loggia Basilika Santo Petrus, Vatikan, kepada sekitar 100.000 orang yang menyaksikan langsung pada Minggu (11/5/2025).

Paus Leo XIV menekankan pentingnya mengakhiri kekerasan dan membuka jalan bagi dialog serta solusi damai. Pesan ini juga menggarisbawahi urgensi pengiriman bantuan kemanusiaan untuk meringankan beban mereka yang terdampak konflik di Gaza.

Vatikan secara konsisten menyerukan solusi dua negara, supaya Israel dan Palestina hidup berdampingan dalam damai dan keamanan. Paus Leo XIV, juga menyatakan penolakan terhadap segala bentuk kekerasan dan ekstrimisme, serta dukungan terhadap status quo Yerusalem sebagai kota suci bagi tiga agama Abrahamik.

Vatikan menekankan pentingnya menghormati hak-hak warga Palestina, termasuk hak mereka untuk memiliki negara sendiri.

Bunyi Pesan Paus Leo XIV Tentang Ceasefire Gaza

Dalam pidato yang disampaikan Paus Leo XIV dari Balkon Basilika, Vatikan, pada Minggu (11/5/2025) waktu setempat, ia menyerukan perdamaian dunia. Dia ingin agar tidak ada lagi orang-orang yang menderita karena perang.

Paus Leo XIV menyinggung perang yang masih terjadi seperti Ukraina-Rusia, India-Pakistan, hingga pendudukan Israel di Palestina. Ihwal yang disebut itu, Paus Leo XIV menyerukan gencatan senjata segera di Gaza.

“Sangat sedih [dengan perang di daerah Gaza yang dikepung Israel]," kata Paus Leo XIV dikutip dari Al Jazeera, Minggu, (11/5/2025).

“Tidak ada lagi perang.... Skenario dramatis perang dunia ketiga akan terjadi secara bertahap,” tambah Pas Leo XIV.

Sikap Paus Leo XIV tentang Israel-Palestina

Sikap, Paus Leo XIV terhadap pendudukan Israel di Jalur Gaza jelas bahwa ia ingin agar penduduk Gaza tak lagi diserang. Ia juga ingin agar bantuan kemanusiaan segera diberikan kepada meraka.

"[Bantuan kemanusiaan harus diberikan kepada] penduduk sipil yang kelelahan," kata Paus Leo XI.

Apa yang disampaikan Paus Leo XIV ini kembali menegaskan sikap pendahulunya, Paus Fransiskus. Pope Francis menunjukan sikap dan kepedulian yang sangat tinggi terhadap penduduk Gaza terus menerus diserang oleh Israel. Selama perang di Gaza, Paus Fransiskus menelepon umat Kristiani di kawasan konflik tersebut hampir setiap hari.

“Kami sangat sedih atas meninggalnya Paus Fransiskus, tetapi kami tahu bahwa ia meninggalkan sebuah gereja yang peduli pada kami dan yang mengenal kami dengan nama - setiap orang dari kami," kesan kepala komite darurat di Gereja Keluarga Kudus di Gaza, Antone George, seperti dikutip dari Reuters pada 22 April 2025.

"Dia [Paus Fransiskus] biasa mengatakan kepada setiap orang: Aku bersamamu, jangan takut," tambah Antone.

Serangan Israel di Jalur Gaza sejak Oktober 2023 telah menewaskan lebih dari 52 ribu warga Palestina dan melukai 12 ribu lainnya. Banyak di antaranya anak-anak dan wanita.

Militer Israel juga terus mempertahankan blokade total terhadap air, makanan, dan semua bantuan kemanusiaan lainnya ke Gaza meskipun ada seruan internasional untuk menghentikan kekejaman Israel tersebut.

Baca juga artikel terkait UPDATE KONFLIK GAZA atau tulisan lainnya dari Irwan Syambudi

tirto.id - Edusains
Kontributor: Irwan Syambudi
Penulis: Irwan Syambudi
Editor: Dicky Setyawan