tirto.id - Sejumlah peristiwa penting terjadi di tengah perang Israel, Amerika Serikat, melawan Iran. Simak update perang Israel vs Iran terbaru berikut ini, Jumat (13/3/2026).
Pemimpin Tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei, mengeluarkan pernyataan pertamanya sejak menggantikan ayahnya dibunuh AS-Israel, Ali Khamenei.
Militer Israel mengumumkan dimulainya gelombang baru serangan “besar-besaran” terhadap ibu kota Tehran di Iran.
Netanyahu juga muncul pertama kali di publik untuk menyampaikan pernyataan tentang perang Iran.
Update Perang Israel-AS vs Iran Hari Ini
Perang Iran vs AS-Israel memasuki hari ke-14, atau tepat 2 pekan sejak serangan pertama terjadi pada 28 Februari 2026. Ini beberapa kejadian perang Iran terkini:
1. Netanyahu Muncul ke Publik di Tengah Rumor Ia Tewas
Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu muncul ke publik dan mengadakan konferensi pers pertama pada Kamis (12/3/2026) waktu setempat, sejak perang Iran dimulai.Ia mengklaim negaranya “menjadi lebih kuat dari sebelumnya” seiring Israel terus berperang melawan Iran bersama Amerika Serikat. Ia mengatakan Iran telah menerima pukulan berat dalam hampir dua minggu serangan.
Dalam konpers tersebut, Netanyahu menyatakan bahwa serangan Israel menewaskan ilmuwan nuklir terkemuka Iran dan menyebabkan kerusakan besar pada Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) serta pasukan Basij.
“Iran bukan lagi Iran yang sama,” kata Netanyahu, seraya mengklaim bahwa serangan yang dimulai pada 28 Februari telah mencegah Iran memindahkan proyek nuklir dan balistiknya ke bawah tanah.

2. Netanyahu Ancam Bunuh Mojtaba Khamenei
Ketika ditanya tentang pemimpin tertinggi Iran yang baru terpilih, Ayatollah Mojtaba Khamenei, serta pemimpin Hezbollah, Naim Qassem, Netanyahu mengatakan ia tidak akan memberikan “jaminan keselamatan” kepada keduanya, demikian seperti dilaporkan Aljazeera, Kamis (12/3).Pernyataannya Netanyahu mirip dengan Trump yang menyatakan tak senang dengan Khamenei dan mengancam membunuhnya.
Trump juga berulang kali menyerukan agar rakyat Iran bangkit dan menggulingkan pemerintah mereka, dengan mengatakan bahwa “waktu kebebasan mereka sudah dekat.”
3. Mojtaba Sampaikan Pesan Pertama Sejak Terpilih Jadi Supreme Leader
Iran akan terus memblokir Selat Hormuz, jalur pelayaran minyak tersibuk di dunia, menurut pernyataan Pemimpin Tertinggi baru Iran, Mojtaba Khamenei.Menurut laporan BBC, pesan tersebut disiarkan di televisi pemerintah Iran, namun Khamenei tidak tampil secara langsung. Pernyataannya dibacakan oleh seorang pembaca berita.
Dalam pernyataan itu, Khamenei mengatakan Iran akan “membalas darah” warga yang tewas dalam perang melawan Amerika Serikat dan Israel.
Ia juga memperingatkan negara-negara tetangga agar berhenti menampung pangkalan militer Amerika Serikat.
4. Israel Serang Lebanon dan Membunuh 687 Orang
Serangan Israel menewaskan sembilan orang, termasuk lima anak-anak, di Arki, Lebanon. Lebih dari 687 orang telah tewas sejak Senin (8/3) lalu, menurut pejabat Lebanon pada Kamis (12/3).5. Serangan ke Negara Teluk Terus Berlanjut
Gelombang rudal dan drone Iran menargetkan negara-negara Teluk, termasuk Bahrain, di mana serangan tersebut menghantam tangki bahan bakar dan memicu kebakaran besar.Irak menutup operasi pelabuhan setelah seorang awak kapal asal India tewas dalam serangan terhadap kapal tanker minyak milik perusahaan Amerika Serikat.
5. Asap Tebal Masih Menyelimuti Iran Akibat Serangan Israel
Asap tebal masih menyelimuti ibu kota Tehran setelah serangan fasilitas minyak oleh Israel dan Amerika Serikat pada Sabtu (7/3), menurut laporan koresponden Al Jazeera, Jumat (13/3).6. Harga Minyak Melonjak
Harga minyak melonjak pada Kamis, dengan minyak mentah Brent crude ditutup di atas 100 dolar AS per barel untuk pertama kalinya sejak Agustus 2022.Editor: Abdul Aziz
Masuk tirto.id






























