Penyebab Suhu Dingin 16 Derajat di Jawa Barat Menurut BMKG

Penulis: Alexander Haryanto - 7 Jul 2018 18:27 WIB
Dibaca Normal 1 menit
Suhu terendah di Jawa Barat mencapai 16,4 derajat celcius.
tirto.id - Penurunan suhu yang mendekati 16 derajat celcius sehingga menyebabkan dinginnya wilayah Jawa Barat disebabkan oleh faktor musik di Australia. Hal itu disampaikan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG).

"Walaupun saat ini wilayah Jabar sudah masuk musim kemarau tetapi suhu udaranya malah turun bahkan dingin,” kata Peneliti Cuaca dan Iklim BMKG Provinsi Jabar Muhamad Iid Mujtahdiddin, Sabtu (7/7/2018).

Menurut Iid, cuaca yang terjadi di Jabar itu adalah fenomena umum. Pasalnya, karakteristik suhu udara di periode musim kemarau, yakni Juni-September, memang cenderung lebih rendah. “Hal ini karena disebabkan adanya angin pasat tenggara atau timur yang bertiup dari Benua Australia," lanjut dia,

Ia menjelaskan, suhu pada sore menjelang malam hingga pagi relatif dingin. Menurut warga, kata dia, suhu dingin di Jabar merupakan fenomena baru. Namun demikian, cuaca berubah panas jika siang hari karena hal itu disebabkan oleh sedikitnya pembentukan awan-awan hujan.

Iid menilai, saat ini sudah mulai memasuki musik kemarau, khususnya Jawa Barat. Namun, wilayah Benua Australia sedang musim dingin dan puncaknya diprediksi akan terjadi pada bulan Juli, Agustus sampai September.

Berdasarkan alat pengukur suhu, kata dia, bulan Juli ini merupakan suhu terendah karena mencapai 16,4 derajat celcius seperti yang terjadi pada Jumat, (6/7) dengan kondisi kelembaban yang relatif rendah berada pada nilai 38 persen.

"Kondisi cukup kering sehingga berpeluang tidak terjadi pembentukan awan hujan. Sehingga hujan diperkirakan tidak akan turun dalam beberapa waktu ke depan," tambahnya.

Meskipun menurut sebagian warga ini merupakan fenomena baru, namun Iid mengatakan, selama periode 40 tahun terakhir ini suhu udara di Bandung pernah mencapai 11,2 derajat celcius pada Agustus 1987, sementara suhu udara maksimum terjadi pada April 2011 yakni 36 derajat celcius.


Baca juga artikel terkait SUHU DINGIN atau tulisan menarik lainnya Alexander Haryanto
(tirto.id - Sosial Budaya)

Sumber: antara
Penulis: Alexander Haryanto
Editor: Alexander Haryanto

DarkLight