Menuju konten utama
Pemilu Serentak 2024

PDIP Persilakan PPP Cabut bila Paksakan Sandiaga Jadi Cawapres

Basarah memastikan PPP akan diajak bicara secara setara mengenai nasib Sandiaga yang diharapkan jadi bakal cawapres Ganjar.

PDIP Persilakan PPP Cabut bila Paksakan Sandiaga Jadi Cawapres
Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto (kedua kiri) berfoto dengan Ketua DPP Ahmad Basarah (kedua kanan), politisi PDIP Adian Napitupulu (kanan) dan Riezky Aprilia (kiri) usai menyampaikan keterangan kepada wartawan di Kantor DPP PDIP, Cikini, Jakarta, Kamis (27/4/2023).ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/nz.

tirto.id - Ketua DPP PDIP, Ahmad Basarah mempersilakan kepada PPP untuk mencabut dukungan apabila keputusan soal cawapres tidak sesuai dengan pilihan mereka, yaitu Sandiaga Uno. Basarah bilang, kerja sama politik dengan PDIP harus didasarkan rasa sukarela, bukan berbasis pada ancaman.

Monggo, lagi-lagi bagi PDI Perjuangan kerja sama politik itu dasarnya harus kesukarelaan. Harus kesukarelaan tidak boleh ada paksaan, apalagi ada ancaman, dan lain sebagainya,” kata Basarah di Gedung DPR/MPR RI pada Senin (14/8/2023).

Basarah menegaskan, apabila politik tidak didasari pada rasa sukarela, maka proses perjalanannya akan sulit. Oleh karenanya dia kembali mengingatkan agar pembahasan itu kembali didasarkan pada musyawarah masing-masing ketua umum partai.

“Karena kalau sebuah kerja sama politik itu landasannya bukan kesukarelaan, karena tanpa kesukarelaan tentu perjalanannya akan semakin sulit," jelasnya.

Basarah mengungkapkan nama-nama yang beredar di publik saat ini, yaitu Sandiaga Uno, Mahfud MD, Yenny Wahid, Andika Perkasa hingga Erick Thohir punya kesempatan yang sama untuk menjadi bakal cawapres Ganjar.

“Saya kira probability mereka untuk menjadi cawapres Pak Ganjar cukup tinggi, kita tunggu nanti pada akhirnya batas akhir pendaftaran capres, cawapres yang telah diatur KPU," ujarnya.

Dia juga memastikan PPP akan diajak bicara secara setara mengenai nasib Sandiaga Uno yang diharapkan menjadi bakal cawapres Ganjar. Basarah mengingatkan kepada PPP mengenai jejak rekam Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri yang selalu bermusyawarah dalam menentukan nama cawapres, sejak Pemilu 2014 dan 2019.

“Siapa cawapres Mas Ganjar juga akan beliau bicarakan dengan pihak-pihak lain termasuk juga dengan Pak Jokowi dalam kapasitas beliau sebagai kader PDI Perjuangan," terangnya.

Wakil Ketua Umum DPP PPP, Arsul Sani sebelumnya mengatakan, internal PPP tengah membahas langkah politik lain jika Sandiaga Uno gagal menjadi bakal cawapres Ganjar Pranowo.

Menurut Arsul, sejumlah kader tengah memikirkan apakah bakal tetap bekerja sama dengan PDIP jika Sandiaga tak terpilih menjadi pendamping Ganjar.

“Maka berkembang juga, antara lain yang sedang berkemuka adalah itu. Kalau Pak Sandi tidak jadi cawapres itu, harus bagaimana PPP," kata Arsul Sani.

Baca juga artikel terkait PEMILU 2024 atau tulisan lainnya dari Irfan Amin

tirto.id - Politik
Reporter: Irfan Amin
Penulis: Irfan Amin
Editor: Abdul Aziz