tirto.id - Kultum yang lucu dan menarik dapat dihadirkan dengan pantun penutup kultum. Penceramah bisa menyampaikan pantun pada bagian akhir kultum untuk menarik perhatian audiens dan menghadirkan gelak tawa.
Pantun yang dibuat bisa berkaitan dengan isi kultum. Referensi pantun yang yang berkesan dapat diisi dengan doa untuk menutup kultum.
Menyampaikan pantun pada bagian akhir kultum dapat memberikan kesan lucu, segar, dan menarik perhatian audiens. Namun, bagi sebagian orang membuat pantun menjadi hal yang sulit untuk dilakukan.
Lantas, seperti apa contoh pantun penutup kultum yang lucu dan menarik? Simak contoh pantun penutup kultum yang lucu dan menarik di artikel ini.
40 Contoh Pantun Penutup Kultum

Susunan kata-kata dalam pantun terkadang menjadi hal yang sulit untuk dirangkai. Tak heran jika contoh pantun penutup kultum yang unik dan menarik bisa menjadi referensi kreasi pantun.
Isi pantun dapat berfungsi sebagai ungkapan terima kasih kepada audiens. Pantun juga bisa dijadikan sebagai rangkuman inti ceramah.
Selain itu, penceramah dapat mengingatkan audiens terkait pesan penting yang disampaikan. Pantun penutup ceramah juga dapat mencakup harapan atau doa untuk kesuksesan dan kebaikan bersama di masa depan.
Cek 40 contoh pantun penutup kultum di bawah ini:
1. Pergi ke taman bunga untuk petik melati,
Melati putih harum baunya.
Terima kasih kami haturkan dengan sepenuh hati,
Semoga bermanfaat ilmu yang disampaikan adanya.
2. Burung nuri terbang ke tongkat,
Hinggap sebentar di dahan cemara.
Semoga iman kita terus meningkat,
Hingga akhir hayat penuh cahaya-Nya.
3. Pergi ke pasar membeli buah naga,
Tak lupa membeli kurma pilihan.
Terima kasih atas waktu yang berharga,
Semoga Allah Swt. memlimpahkan keberkahan.
4. Sore hari melihat mentari redup,
Angin sepoi menemani senja.
Semoga hati kita selalu hidup,
Dengan iman dan takwa kepada-Nya.
5. Pergi berlayar menuju seberang,
Ombak tenang perahu pun melaju.
Bila ada kata yang kurang berkenan di ruang,
Mohon dimaafkan dari lubuk hati terdalam selalu.
6. Bunga mawar tumbuh di taman,
Disiram air setiap pagi.
Semoga ilmu menjadi amalan,
Yang menuntun langkah setiap hari.
7. Ke hulu sungai mencari ikan,
Pulang membawa hasil secukupnya.
Terima kasih atas perhatian hadirin sekalian,
Semoga Allah membalas kebaikannya.
8. Mentari pagi bersinar cerah,
Burung berkicau penuh irama.
Semoga hidup kita diberkahi Allah,
Di dunia dan akhirat selamanya.
9. Pergi ke ladang menanam jagung,
Jagung muda dipetik petani.
Mohon maaf bila penyampaian kurang agung,
Semoga tetap berkenan di hati.
10. Daun hijau tertiup angin,
Ranting kecil ikut bergoyang.
Semoga hati kita selalu yakin,
Meniti jalan lurus penuh terang.
11. Pergi ke perpustakaan membaca buku,
Ilmu dicari dengan gembira.
Terima kasih telah menyimak kultumku,
Semoga jadi amal jariyah bersama.
12. Pagi hari memetik kenanga,
Disimpan rapi di dalam peti.
Semoga Allah jaga kita semua,
Dalam iman, Islam, dan ihsan sejati.
13. Pergi ke kota membeli kain,
Tak lupa singgah membeli pena.
Mohon maaf atas kata yang mungkin lain,
Tak sesuai harap para pendengar semua.
14. Burung elang terbang tinggi,
Menembus awan menuju angkasa.
Semoga langkah kita selalu diberkati,
Dalam rida Allah Yang Maha Kuasa.
15. Pergi berkunjung ke rumah sahabat,
Disambut dengan berbagai camilan.
Terima kasih atas kesabaran dan perhatian yang hebat,
Semoga Allah Swt. lipatgandakan ganjaran.
16. Air mengalir di sela batu,
Jernih bening menyejukkan mata.
Semoga ilmu menetes ke dalam kalbu,
Menjadi cahaya sepanjang masa.
17. Pagi hari memandang embun,
Jatuh perlahan di ujung daun.
Mohon maaf bila tutur kurang santun,
Atau ada salah yang tersimpan.
18. Melihat kolam kolam berair keruh
Airnya berwarna hitam lekat
Semoga iman tak pernah runtuh,
Meski cobaan datang silih berganti hebat.
19. Bunga anggrek mekar berwarna,
Indah dipandang sejukkan hati.
Terima kasih atas kebersamaan kita,
Semoga Allah ridai langkah kita nanti.
20. Langit senja berwarna jingga,
Awan berarak perlahan pergi.
Semoga doa kita diijabah-Nya,
Mengiringi langkah esok hari.
21. Pergi ke hutan mencari rotan,
Rotan dibawa untuk anyaman.
Mohon maaf atas segala kekurangan,
Dalam tutur kata dan penyampaian.
22. Burung pipit hinggap di pagar,
Bernyanyi riang di pagi hari.
Semoga hidup kita selalu sabar,
Dalam syukur, ikhlas, dan tawakal sejati.
23. Pergi ke pantai melihat ombak berlari,
Pasir putih terasa hangat.
Terima kasih atas waktu yang diberi,
Semoga jadi amal yang berlipat.
24. Pagi cerah menjemur pakaian,
Angin lembut menemani.
Semoga Allah Swt. beri kita keteguhan iman,
Dalam setiap ujian yang dilalui nanti.
25. Pergi ke taman penuh bunga,
Duduk berpayung hujan lebat.
Mohon maaf bila kultum tak sempurna,
Semoga maknanya membawa manfaat.
26. Bunga teratai tumbuh di telaga,
Mekar indah di atas air.
Semoga kita dijaga Yang Maha Kuasa,
Dari hati yang lalai dan zikir yang mengalir.
27. Pergi bersepeda di pagi hari,
Menyusuri jalan penuh cerita.
Terima kasih telah setia menyimak sampai akhir ini,
Semoga Allah balas dengan pahala berlimpah nyata.
28. Mentari condong mulai bergerak,
Menandai hari segera usai.
Semoga kita husnul khatimah kelak,
Dalam rida Allah Swt. hingga akhir nanti.
29. Pergi ke pasar membeli kelapa,
Dinikmati di atas dudukan batu.
Mohon maaf atas salah dan kata,
Jumpa lagi di lain waktu.
30. Burung camar terbang rendah,
Menyentuh ombak di laut biru.
Semoga iman kita tak goyah dan lemah,
Meski dunia datang menguji bertubi-tubi.
31. Pagi hari menanam bunga di taman,
Disiram air penuh cinta.
Terima kasih atas doa dan perhatian,
Semoga Allah Swt. membalas dengan surga-Nya.
32. Awan putih berarak pelan,
Langit biru tampak bersih.
Semoga hidup kita penuh keberkahan,
Dalam iman yang kokoh dan hati yang bersih.
33. Pergi ke ladang membawa bekal,
Bekal cukup untuk seharian.
Mohon maaf bila ada tutur yang kurang pas dan fatal,
Semoga tetap terjalin silaturahmian.
34. Pohon rindang tempat berteduh,
Angin sejuk menemani.
Semoga Allah selalu menjaga tubuh dan ruh,
Dalam rahmat-Nya setiap hari.
35. Pergi ke sungai kecil mencuci tangan,
Air jernih mengalir tenang.
Terima kasih atas kebersamaan dan perhatian,
Semoga Allah beri kita jalan yang lapang.
36. Mentari pagi menyapa bumi,
Cahaya hangat menyentuh rasa.
Semoga hati kita selalu berseri,
Dengan iman, sabar, dan doa yang terjaga.
37. Langkah kecil menuju pulang,
Senja hadir menutup hari.
Terima kasih dan mohon maaf kami ulang,
Semoga Allah memberkahi kita semua hari ini.
38. Pergi ke pesta membawa bunga,
Bunga dibawa dengan kedua tangan.
Terima kasih atas perhatian semua
Mohon maaf atas kesalahan dan kekurangan.
39. Jalan-jalan di tengah taman,
Berjalan santai mencari tempat.
Sampai jumpa di lain kesempatan,
Semoga kita senantiasa sehat.
40. Pergi ke PMI untuk donor darah,
Berangkat berdonor dengan sepenuh niat.
Mohon maaf atas segala salah,
Semoga iman kita selalu meningkat.
Referensi pantun penutup kultum di atas bisa dimanfaatkan baik-baik sebagai inspirasi untuk membuat pantun. Penceramah dapat merangkai susunan kata menjadi pantun dengan makna terima kasih, doa dan harapan untuk para audiens.
Simak serba-serbi pantun di bawah ini:
Penulis: Nurul Azizah
Editor: Nurul Azizah & Elisabet Murni P
Masuk tirto.id





































