Menuju konten utama

Operator F&B DailyCo Dikabarkan Bakal Caplok Yummy Corp

Merger kedua perusahaan dinilai efektif untuk mengurangi potensi gelombang PHK dan meningkatkan pendapatan.

Operator F&B DailyCo Dikabarkan Bakal Caplok Yummy Corp
Kolase Daily Co dan Yummy Corp. foto/Daily Co/Yummy Corp
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Operator bisnis makanan dan minuman (food and beverage/F&B) multi merek DailyCo dikabarkan tengah menyelesaikan akuisisi perusahaan Yummy Corp. Aksi korporasi startup yang dibekingi SoftBank Ventures itu akan dilakukan melalui kesepakatan tukar saham.

"Operator F&B multi-merek asal Indonesia, DailyCo, dikabarkan tengah menyelesaikan akuisisi perusahaan F&B Indonesia yang didukung SoftBank Ventures, Yummy Corp, melalui kesepakatan tukar saham," tulis DealstreetAsia dalam laporannya, dikutip Kamis (12/6/2025).

Melalui kesepakatan ini dua pelaku teknologi makanan dan minuman skala mengengah itu dapat mengonsolidasikan bisnisnya menjadi lebih besar dan memperkuat kehadiran DailyCo di pasar F&B. Sehingga, akan efektif untuk mengurangi potensi gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) dan meningkatkan pendapatan perusahaan ke depan.

"Kesepakatan ini secara efektif menyatukan dua pelaku teknologi makanan skala menengah untuk mengonsolidasikan kehadiran pasar, mengurangi PHK, dan meningkatkan pendapatan," lanjut laporan tersebut.

Langkah akuisisi ini dinilai akan menjadi strategi efektif untuk memperkuat infrastruktur dapur dan kapabilitas operasional DailyCo. Pasalnya, selama ini Yummy Corp dikenal sebagai pelopor cloud kitchen—konsep restoran yang hanya berfokus pada layanan pesan antar dan tidak menyediakan area makan di tempat.

Sementara itu, DailyCo, melalui laman The Daily Company menyatakan diri sebagai F&B multi-merek dengan pertumbuhan tercepat di Indonesia melalui penyediaan lebih dari 12 merek di 200 gerai, yang di antaranya adalah Dailybox, Antarasa, Breadlife, Lu'miere, Ayam Blenger PSP, HiGeorge!, dan Tempong PNS. Dengan begitu, model bisnis multi-merek perusahaan akan semakin terintegrasi dengan layanan food service business to business (B2B).

Baca juga artikel terkait INDUSTRI MAKANAN DAN MINUMAN atau tulisan lainnya dari Qonita Azzahra

tirto.id - Insider
Reporter: Qonita Azzahra
Penulis: Qonita Azzahra
Editor: Hendra Friana