tirto.id - Kebaikan dan kejahatan berkembang sesuai zaman. Penipu dan penjahat keuangan di era siber—biasa disebut Scammer atau Fraudster—marak berkeliaran. Umumnya, mereka melakukan penipuan via telepon. Modusnya beragam: mulai dari pura-pura salah kirim kode voucher hingga menjanjikan beragam hadiah. Bila Anda pernah mendapat telepon dari pihak-pihak tak dikenal, sedangkan sebelumnya sebuah SMS berisi#NomorKeramat alias On Time Password (OTP) masuk ke ponsel Anda, abaikan. #AwasBujukRayuPenipu. Jangan berikan OTP pada siapa pun. Waspadalah. Waspadalah. Waspadalah.
(JEDA)
Penulis: Tim Media Servis
Masuk tirto.id
























