Menuju konten utama

Model Plafon Minimalis Anti Bocor & Bebas Jamur saat Musim Hujan

Plafon dengan desain minimalis perlu diimbangi dengan bahan anti air agar tetap aman saat musim hujan. Berikut model plafon yang estetik dan tahan air.

Model Plafon Minimalis Anti Bocor & Bebas Jamur saat Musim Hujan
Ilustrasi Pemasangan Plafon. foto/istokcphoto

tirto.id - Desain plafon bergaya minimalis cocok untuk rumah kontemporer. Plafon minimalis menambah nilai estetik sekaligus menebalkan kesan modern. Desainnya adaptif dan bisa dipadukan dengan berbagai tema.

Namun, estetika desain minimalis itu akan segera ambyar jika atap bocor saat hujan dan bahan plafon tidak tahan air. Biaya dan tenaga yang dikeluarkan bisa terasa tidak berguna ketika plafon berjamur karena lembab, atau malah ambrol setelah kedap air.

Maka, menggunakan plafon anti air penting dipertimbangkan. Jangan biarkan kebocoran atap merusak desain plafon minimalis Anda yang berharga. Berikut cara membuat plafon minimalis yang estetik dan tetap kering saat musim hujan.

Rekomendasi Model Plafon Minimalis dengan Bahan Anti Air dan Tahan Lama

Saat hujan nyaris turun saban hari, atap mudah bocor karena bergeser diterpa angin atau retak dan pecah. Selain tak mudah diperbaiki, kebocoran atap kerap berulang di musim hujan.

Guna mengantisipasi atap bocor saat musim hujan, plafon anti air bisa menjadi pilihan jitu. Setelah menentukan jenis plafon, Anda dapat memilih desain yang cocok sesuai dengan selera dan bahan yang dipakai.

Beberapa rekomendasi model plafon minimalis berikut ini bisa dipadukan dengan bahan tahan air.

1. Plafon PVC Kayu: Hadirkan Nuansa Alami

Ilustrasi Plafon PVC

Ilustrasi Plafon PVC. foto/istockphoto

Plafon dari papan atau panel kayu bisa memberikan nuansa alami di ruangan. Namun, kecuali terbuat dari kayu jati atau kayu kalimantan yang keras dan mahal, plafon kayu tidak tahan air. Kayu pun rentan dimakan rayap.

Solusi paling praktis adalah memasang plafon PVC dengan kelir kayu. Plafon PVC kayu kini tersedia dengan berbagai corak warna seperti coklat gelap, coklat muda, putih, silver, merah maroon, krem, hingga oranye.

Anda bisa memilih warna sesuai selera atau cocok dengan cat dinding. Jika ingin kesan ruangan alami nan sejuk, warna coklat kayu bisa dipilih.

Plafon PVC tahan air sekaligus bebas dari jamur maupun rayap. Material PVC pun ringan sehingga mudah dipasang. Selain itu, PVC plavon mudah dicari di toko barang bangunan atau e-commerce seperti Tokopedia dengan harga terjangkau.

Kini banyak penyedia jasa pemasangan plafon PVC. Akan tetapi, jika ingin memasangnya sendiri, tidak susah pula. Anda sebaiknya memakai rangka baja ringan untuk memudahkan penyekrupan plafon PVC.

Anda bahkan tidak memerlukan desain yang rumit. Cukup pasang plafon PVC kayu secara mendatar (flat) di langit-langit, ruangan akan segera memiliki tampilan alami yang estetik.

2. Plafon Up Ceiling: Bikin Ruangan Terkesan Lega

ilustrasi plafon up ceiling

ilustrasi plafon up ceiling. foto/Freepik/3d rendering

Plafon up ceiling bisa menjadi pilihan untuk membuat ruangan terkesan lebih luas. Desain plafon ini tampak bersusun, dengan bagian yang menjorok ke atas membikin langit ruangan tampak lega.

Plafon bertingkat ini disebut pula tray ceiling karena menyerupai baki (nampan). Untuk memasangnya, sebagian bidang plafon (umumnya bagian tengah) dirancang terangkat ke atas sehingga lebih tinggi dari sekelilingnya. Bagian yang terangkat ke atas membentuk cekungan itu paling mudah didesain persegi panjang.

Anda bisa membuat plafon up ceiling dengan bahan anti air seperti PVC. Namun, jika ingin lebih menghemat, Anda dapat menggunakan plafon GRC yang juga tahan air.

Plafon GRC lebih keras daripada gypsum dan mampu menahan rembesan air. GRC juga memiliki sifat anti-jamur sekaligus tidak mudah terbakar. Perawatannya gampang karena GRC tidak menyerap noda.

Ketahanan plafon GRC bisa diandalkan sehingga cocok untuk pemakaian jangka panjang. Meski keras, papan GRC mudah dipotong untuk dipasang dengan berbagai desain plafon, termasuk model up ceiling. GRC pun dapat dipadukan dengan berbagai warna cat.

Dari segi harga, plafon GRC relatif sama dengan gypsum, dan lebih murah dibandingkan PVC. Jika membeli secara online, banyak toko di Tokopedia menawarkan papan GRC dari berbagai merek dengan harga mulai Rp40-an ribu per lembar.

3. Plafon Drop Ceiling: Langit Ruangan Lebih Estetik

plafon drop ceiling

plafon drop ceiling. foto/istockphoto

Model plafon drop ceiling kebalikan dari up ceiling. Sebagian bidang plafon (umumnya bagian tengah) dibuat menonjol ke bawah sehingga lebih rendah dari bagian lain di sekelilingnya.

Dengan desain drop ceiling, sebagian bidang plafon seperti menggantung. Bentuk bagian ini bisa berupa persegi panjang atau bulat agar lebih estetik. Jarak permukaan plafon yang menurun dengan bidang di atasnya rerata sekitar 15-30 cm.

Plafon drop ceiling cocok untuk ruangan dengan langit-langit tinggi. Jika terlalu rendah, model plafon ini akan membuat ruangan jadi terasa sempit. Namun, hal ini bersifat relatif, sesuai selera pemilik rumah.

Selain tampak lebih estetik, plafon drop ceiling dapat dipercantik dengan hiasan lampu gantung. Jika ingin kesan lebih modern, Anda juga dapat memasang lampu LED di sekeliling bidang yang menonjol ke bawah.

Agar lebih tahan terhadap air dan bebas jamur, Anda dapat menggunakan PVC atau papan GRC untuk membuat plafon drop ceiling.

4. Plafon Flat 2 Warna: Desain Mendatar yang Estetik

Ilustrasi Plafon Flat 2 Warna

Ilustrasi Plafon Flat 2 Warna. foto/istockphoto

Jika Anda menggunakan panel PVC, Anda bisa dengan mudah mendesain plafon flat atau mendatar dengan variasi dua warna. Pemasangan plafon PVC dua warna ini dapat memunculkan kesan model up ceiling meskipun sebenarnya flat.

Sebagai contoh, Anda dapat menggunakan plafon PVC berwarna putih di bagian tengah yang didesain dengan bentuk persegi panjang. Kemudian, bidang di sekeliling tepiannya memakai PVC berwarna coklat kayu atau corak lain yang gelap.

Perpaduan warna terang-gelap ini akan menambah kesan modern dan estetik pada plafon dengan desain mendatar. Pemasangannya juga tidak terlalu sulit karena rangka plafon tidak perlu rancangan yang rumit.

5. Plafon Kotak-Kotak: Berkelas dan Artistik

Ilustrasi plafon kota-kotak

Ilustrasi plafon kota-kotak. foto/istockphoto

Bahan tahan air seperti PVC atau GRC bisa dipakai untuk model plafon kotak-kotak. Desain plafon dengan hiasan sejumlah bidang kotak persegi ini akan membuat langit ruangan terkesan elegan dan artistik.

Umumnya plafon kotak-kotak dibuat dengan desain up ceiling. Bedanya, bidang berbentuk persegi yang terangkat ke atas setidaknya ada dua atau lebih banyak lagi.

Dengan adanya sejumlah cekungan berbentuk kotak di plafon, langit-langit ruangan akan memiliki tampilan simetris yang elegan dan berkelas. Agar lebih artistik, Anda bisa memakai variasi dua warna pada cekungan dan bidang garis pembatas tekstur kotak-kotak.

Varian desain plafon kotak-kotak yang lebih modern bisa menggunakan desain drop ceiling. Hasilnya akan lebih terlihat unik dan artistik dibandingkan dengan desain up ceiling. Namun, teknik pemasangannya pun lebih rumit.

Aplikasi desain plafon kotak-kotak umumnya di ruang tamu, ruang keluarga, atau tempat kerja dan belajar. Selain menimbulkan kesan formal, plafon kotak-kotak juga memiliki aura klasik yang mewah.

6. Plafon Kayu Ekspos: Desain Klasik yang Elegan

Ilustrasi plafon kayu ekspos

Ilustrasi plafon kayu ekspos. foto/istockphoto

Desain plafon kayu ekspos menyerupai langit ruangan ala rumah kayu di perdesaan. Ciri khasnya, beberapa balok kayu dipasang di luar bidang permukaan plafon. Balok kayu bisa dipasang horizontal sejajar atau saling memotong membentuk kotak-kotak.

Untuk memasang plafon kayu ekspos yang tahan air, Anda bisa menggunakan sejumlah variasi bahan. Dalam hal ini, balok kayu bisa diganti dengan bahan lainnya yang lebih mudah dipasang dan dirawat.

Alternatif pertama, Anda bisa menggunakan plafon PVC. Anda hanya perlu memasang panel PVC secara mendatar di langit ruangan. Lalu, pasang sejumlah hollow PVC atau WPC yang bentuknya menyerupai balok kayu di bawah permukaan plafon.

Cara lainnya, Anda bisa memasang terlebih dahulu balok di rangka plafon. Balok ini dibuat dari tiga panel PVC kayu yang direkatkan dengan lem atau disekrup pada rangka yang dibuat khusus. Setelah itu, pasang plafon GRC dengan desain mendatar. Meski agak rumit, plafon kayu ekspos akan lebih menarik karena balok kayu terlihat lebih besar.

Terakhir, Anda bisa memasang plafon GRC atau PVC secara mendatar. Kemudian, anda bisa membuat hiasan balok kayu dari potongan papan atau lis triplek. Plafon tetap aman ketika atap bocor karena air akan tertahan oleh GRC atau PVC.

Jika pakai GRC, Anda bisa mengaplikasikan cat warna putih atau kelir cerah lainnya agar tampak kontras dengan balok kayu.

7. Plafon Berlapis Wallpaper: Mudah dan Tetap Estetik

Ilustrasi plafon berlapis wallpaper

Ilustrasi plafon berlapis wallpaper. foto/istockphoto

Desain ini menjadi salah satu cara paling mudah membuat plafon tahan air tetap estetik. Anda hanya perlu memasang plafon GRC secara mendatar di langit ruangan. Hanya itu, tidak perlu dicat dengan warna apa pun.

Untuk memberikan kesan estetik, gunakan wallpaper atau kertas dinding dengan motif sesuai selera, termasuk corak kayu. Hasilnya, plafon dengan warna yang estetik tapi tidak merepotkan dalam pemasangan. Biayanya pun tidak besar.

Sebaiknya pilih wallpaper atau kertas dinding yang sudah dilengkapi dengan lem perekat. Dengan begitu, Anda akan lebih mudah menempelkannya di permukaan plafon GRC.

8. Plafon Molding: Simpel Tapi Tetap Artistik

Ilustrasi plafon dengan hiasan lis molding

Ilustrasi plafon dengan hiasan lis molding. foto/istockphoto

Cara mudah lainnya untuk membuat langit ruangan Anda tampil estetik adalah menghiasi plafon dengan lis wall moulding. Desain ini dapat menghasilkan plafon yang artistik dengan hiasan kotak-kotak di permukaannya.

Pertama-tama, agar plafon tahan air, pasang papan GRC di rangka dengan desain flat. Anda bisa mengecat GRC dengan warna putih atau lainnya yang sesuai selera.

Kemudian, untuk mempercantik plafon, siapkan lis wall molding. Anda dapat menggunakan lis wall molding berbahan PVC yang ringan. Alternatif lain, Anda bisa menggunakan lis wall molding dari gypsum atau kayu yang lebih murah.

Setelah disiapkan, tempelkan lis wall molding dengan lem kayu atau lem adhesive gypsum di permukaan plafon GRC. Anda bisa merangkainya menjadi bentuk garis kotak-kotak atau varian lain yang lebih kreatif. Jangan lupa lakukan pengukuran dengan teliti agar bentuk list molding tampak rapi dan simetris.

Masih banyak pilihan model plafon minimalis menggunakan bahan anti air lainnya. Sejumlah pilihan model di atas juga bisa dikembangkan dengan berbagai kreasi agar tampilannya tambah estetik, artistik, dan elegan. Dengan desain plafon yang tepat, ruangan sempit pun bisa tampak jauh lebih menarik.

(JEDA)

Penulis: Tim Media Servis