Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google
tirto.id -
Bantuan kewirausahaan dari Kementerian Sosial (Kemensos) mengubah kehidupan Oneng, seorang perempuan di Kota Bandung yang selama hampir 10 tahun menggantungkan hidup dengan mengemis di persimpangan jalan.
Kini, ia berhasil meninggalkan kebiasaan tersebut dan mulai menata masa depan melalui usaha warung kecil yang menjadi sumber penghasilan keluarganya.
Perubahan itu terjadi setelah Oneng menerima Bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (Atensi) Kewirausahaan berupa modal usaha senilai Rp2,6 juta yang disalurkan melalui Direktorat Rehabilitasi Sosial Tuna Sosial dan Korban Perdagangan Orang (TSKPO) Kemensos.
"Saya mengemis bersama suami saya yang lagi sakit dan cucu. banSaya sudah menerima bantuan Atensi Kewirausahaan, Alhamdulillah dibelikan peralatan untuk berjualan," kata Oneng saat ditemui di Bandung, merujuk keterangan resmi pada Jum'at (7/8/2026).
Oneng mengaku selama ini mengemis bukan karena pilihan, melainkan terpaksa dilakukan demi memenuhi kebutuhan hidup keluarga sekaligus membiayai pengobatan suaminya yang menderita diabetes dengan komplikasi.
Melalui bantuan tersebut, Oneng kini membuka warung sederhana yang menjual kopi, minuman kemasan, serta mi instan. Bantuan modal dimanfaatkan untuk membeli kompor, tabung gas, panci, ketel, wajan, hingga stok barang dagangan.
"Dibelikan untuk kompor, gas, panci, katel, wajan, kopi siap saji, dan Indomie," ujarnya.
Usaha tersebut mulai memberikan penghasilan bagi keluarga. Selain memenuhi kebutuhan sehari-hari, hasil berjualan juga digunakan untuk membeli obat-obatan bagi suaminya.
Sebagai bagian dari pendampingan, Kemensos turut melakukan monitoring langsung ke lokasi usaha untuk memastikan bantuan dimanfaatkan sesuai tujuan, sekaligus mendorong keberlanjutan usaha penerima manfaat.
Pendampingan tersebut diharapkan mampu membantu penerima bantuan menjadi lebih mandiri secara ekonomi serta keluar dari kondisi rentan sosial.
Oneng berharap usaha kecilnya terus berkembang sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan keluarganya.
"Alhamdulillah mudah-mudahan bisa berkembang lebih maju, usahanya tambah semangat. Terima kasih kepada Bapak Menteri Sosial yang sudah memberikan bantuan," tuturnya.
Kisah Oneng menjadi gambaran bahwa bantuan kewirausahaan yang disertai pendampingan dapat membuka peluang baru bagi masyarakat rentan untuk memperoleh penghidupan yang lebih layak dan mandiri, sekaligus meninggalkan aktivitas mengemis sebagai sumber mata pencaharian.
Baca juga artikel terkait INFO atau tulisan lainnya dari Tim Media Service
tirto.id - Aktual dan Tren
Penulis: Tim Media Service
Editor: Tim Media Service
Editor: Tim Media Service
Masuk tirto.id

































