tirto.id - Sejumlah "rahasia" kampanye pemasaran terbaik terungkap dalam acara MMA SMARTIES Unplugged. Forum ini mengulas strategi kampanye pemasaran pemenang MMA SMARTIES 2024, ajang penghargaan yang digelar oleh MMA Global untuk mengapresiasi keunggulan inovasi di dunia marketing.
Di forum tersebut, CEO MMA Global Asia Pacific & Global Head SMARTIES Worldwide, Rohit Dadwal, mengatakan setiap kampanye terbaik dilahirkan dari proses panjang yang tepat.
"Karena kampanye bukan hanya satu hal, ada banyak proses," kata Dadwal di Emtek Hall, SCTV Tower, Jakarta, Kamis (5/6/2025).
Menurut Dadwal, kampanye pemasaran harus meninggalkan impresi yang baik. Karena itu, kesan pertama merupakan keharusan dalam kampanye iklan.
"Seperti yang orang-orang bilang, kesan pertama sangat penting. Ringkasan yang dibangun harus bagus," ujar dia.
Para juri di ajang MMA SMARTIES, lanjut Dadwal, kerap mengalami kesulitan memahami pesan dari kampanye. Hal ini karena isi kampanye gagal memberikan kesan pertama yang menarik.
Idealnya, menurut Dadwal, kesan pertama harus didapatkan melalui setidaknya 20-30 detik pertama penayangan video kampanye. Bagian awal harus berisi muatan yang memberikan kesan kuat dan membangun pemahaman.
Dia menegaskan, materi kampanye pemasaran harus dirancang dengan memastikan tujuan tersampaikan sebagai hasil akhirnya. "Pastikan kamu menyampaikan pesan dari kampanye kepada audiens, pre-screeners, dan juri," kata Dadwal.
Lebih lanjut, Dadwal menjelaskan matriks dan strategi yang diadopsi dari observasi sekitar merupakan formula untuk sebuah kampanye yang berhasil.
"Jadi, bagaimana Anda menempatkan matriks yang benar, ide yang benar, strategi yang benar di sekitar, dan apa yang harus dilakukan. Itu adalah pengantar [tentang kampanye pemasaran] yang ingin saya bicarakan," tambah dia.
Keterpaduan tersebut, kata Dadwal, harus dikurasi dengan matang untuk memastikan data akurat dan objektif. Kecerdasan buatan (AI) bisa menjadi salah satu opsi untuk memeriksa kembali materi kampanye. Isinya juga perlu disesuaikan dengan target capaian.
Pada kesempatan yang sama, VP Marketing Communication BCA, Rendy Alimudin, menilai kesederhanaan sebagai kunci utama kampanye pemasaran bisa sukses. Menurut dia, hal itu menjadi salah satu faktor keberhasilan kampanye BCA meraih penghargaan Best in Show MMA SMARTIES 2024.
Kampanye BCA yang bertajuk “Don’t Know? Kasih No!” tersebut berangkat dari keinginan mendorong audiens berpikir kembali sebelum bertransaksi agar bisa menghindari penipuan.
"Latar belakangnya kami mau bikin movement ngajak orang untuk slow down dan rethink, tapi dengan message yang sederhana," kata dia.
Karena gaya penyampaian yang rumit dan teknis akan menyulitkan audiens, lanjut Rendy, kampanye tersebut diolah dengan cara yang sama sederhananya.
"Kalau kita kasih pesan yang complicated itu susah nyangkut. Dari situ, kami coba berbagai macam cara untuk mulai dari hal-hal yang umum, dari kesalahan, terus jadi hal yang lebih spesial," jelas dia.
Tips lainnya, Rendy mengatakan, jenama perlu memastikan untuk berbicara dengan bahasa audiens yang dituju. Dengan begitu, pesan dari kampanye berpotensi lebih tersampaikan.
"Berbicara dengan bahasa customer, bukan berbicara dengan bahasa brand. Kita sebagai brand mikir, kita yang paling tahu, tetapi sebenarnya kita mungkin sering lupa bahwa kita harus bicara pakai bahasa mereka," ujar dia menegaskan.
Penulis: Shofiatunnisa Azizah
Editor: Addi M Idhom
Masuk tirto.id































