Menuju konten utama

Menkes Imbau Warga Jaga Mata, Kulit & Pernapasan dari Abu GAK

Menkes Budi Gunadi mengimbau masyarakat melindungi pernapasan, mata, dan kulit dari paparan abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.

Menkes Imbau Warga Jaga Mata, Kulit & Pernapasan dari Abu GAK
Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, saat konferensi pers di Gedung Kementerian Kesehatan, Jakarta, Rabu (5/8/2026). tirto.id/Hanang Septioyudho
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengingatkan masyarakat bahwa paparan abu vulkanik paling berdampak pada kesehatan organ tubuh, yakni mata, pernapasan, dan kulit.

Hal itu disampaikan Budi Gunadi dalam rangka mengimbau masyarakat untuk tidak panik dan menjaga kesehatan di tengah sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau (GAK) yang melanda wilayah Lampung, Banten, hingga DKI Jakarta.

"Jadi pernapasan, mata, dan kulit adalah tempat-tempat di mana masalah kesehatan bisa terjadi akibat adanya debu vulkanik ini," papar Budi Gunadi dalam konferensi pers yang digelar secara daring pada Minggu (6/9/2026).

Oleh karenanya, Budi menjelaskan, untuk menjaga kesehatan pernapasan, masyarakat diimbau untuk tidak beraktivitas di luar rumah terlebih dahulu. Namun, apabila harus keluar rumah, masyarakat harus menggunakan masker.

Apabila masyarakat memiliki keluhan kesehatan terkait pernapasan, Budi menyarankan untuk segera pergi ke Puskesmas terdekat.

"Kalau sudah merasa tidak enak pernapasannya, segera ke puskesmas terdekat, kami sudah men-deploy alat-alat nebulizer dan juga oksigen konsentrator," terangnya.

Sementara itu, untuk menjaga kesehatan mata akibat abu vulkanik, ia mengimbau masyarakat untuk menggunakan kacamata saat beraktivitas di luar rumah.

Apabila masyarakat mengalami keluhan iritasi pada mata, Budi menegaskan agar tidak mengucek mata dan segera membersihkannya dengan air.

"Dan segera ke Puskesmas, karena semua Puskesmas sudah kami kasih obat tetes mata," ucap Budi.

Terakhir, ia turut mengimbau masyarakat untuk menjaga kesehatan kulit. Setiap kali selesai melakukan aktivitas luar ruangan, Budi mengimbau masyarakat untuk segera membasuh kulit dengan air.

Jika masyarakat mengalami keluhan gatal-gatal pada kulit, ia menyebut masyarakat bisa segera mengunjungi Puskesmas terdekat karena Kemenkes sudah mengirimkan salep kulit.

"Kementerian Kesehatan sudah mulai mengaktifkan semua Health Emergency Operating Center di seluruh daerah yang terdampak. Kami juga segera akan mengeluarkan surat edaran untuk memberikan guidance yang rinci terhadap para petugas tenaga kesehatan di seluruh kabupaten kota yang terdampak," pungkasnya.

Baca juga artikel terkait LATEST NEWS atau tulisan lainnya dari Naufal Majid

tirto.id - Flash News
Reporter: Naufal Majid
Penulis: Naufal Majid
Editor: Hendra Friana