Menuju konten utama

Menhub Minta KAI Waspada Wilayah Rawan Longsor di Mudik Lebaran

Budi memerintahkan KAI untuk memastikan posko-posko yang telah disiapkan di sepanjang jalur perjalanan kereta api berfungsi dengan baik.

Menhub Minta KAI Waspada Wilayah Rawan Longsor di Mudik Lebaran
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (tengah) mengangkat tanda keberangkatan kereta api saat kunjungan kerja di Stasiun Tawang, Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (30/12/2023). ANTARA FOTO/Makna Zaezar/Spt.

tirto.id - Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, meminta PT Kereta Api Indonesia (Persero) (KAI) mengantisipasi dampak cuaca buruk yang mengakibatkan longsor di sejumlah titik jalur mudik, terutama di jalur selatan Jawa. Hal tersebut disampaikan Budi saat meninjau arus mudik di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Sabtu (6/4/2024).

“Mohon antisipasi cuaca karena cuaca ini mengakibatkan longsor di beberapa tempat, terutama di Garut, Tasikmalaya, sampai Purwokerto, sehingga tolong disiapkan tim dan dicek apakah mereka sudah siap,” ujar Budi Karya dikutip dari Antara, Minggu (7/4/2024).

Peninjauan ini dilakukan bersama Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, serta Direktur Utama PT KAI (Persero), Didiek Hartantyo.

Dalam kesempatan tersebut, Budi meminta peningkatan pelayanan dan keamanan perjalanan kereta api tidak hanya dilakukan pada aspek sarana saja, tapi prasarana. Dia juga memerintahkan KAI untuk memastikan posko-posko yang telah disiapkan di sepanjang jalur perjalanan kereta api berfungsi dengan baik.

Sementara itu, Listyo Sigit Prabowo m,enilai pentingnya meningkatkan keamanan lalu lintas di perlintasan sebidang serta kenyamanan penumpang selama perjalanan.

"Mudah-mudahan dengan kesiapan personel pengamanan, kesiapan pelayanan dari kereta api, semua pemudik yang memanfaatkan pilihannya dengan menggunakan kereta api bisa terlayani dengan baik," kata Listyo.

Sedangkan, Agus Subiyanto menuturkan KAI perlu memperhatikan pengaturan pergantian personel penjaga rel untuk menjamin kesiagaan petugas dalam mengawasi rel.

“Karena adanya tambahan jadwal, sehingga pada saat pergantian penjaga rel, ada jeda waktu yang harus diantisipasi agar pengawasannya tidak lepas,” kata Agus.

Kepada Menhub, Kapolri, dan Panglima TNI, Didiek Hartantyo, mengakui pihaknya telah melakukan berbagai persiapan dalam menyambut dan melayani penumpang kereta api yang akan mudik.

Dia menuturkan berbagai persiapan tersebut meliputi pengecekan sarana dan prasarana kereta api, pelayanan di stasiun dan selama perjalanan di atas kereta api. Kemudian kesiapan pegawai mulai dari para pejabat di daerah sampai para frontliner.

“Kami berharap perjalanan mudik yang dilakukan oleh masyarakat yang menggunakan transportasi kereta api dapat dilakukan dengan penuh keceriaan dan bermakna,” ungkap Didiek.

Baca juga artikel terkait MUDIK LEBARAN 2024

tirto.id - Flash news
Sumber: Antara
Editor: Intan Umbari Prihatin