Menuju konten utama

Menhan Tegaskan Negara Tak Boleh Kalah dari Tambang Ilegal

Menhan Sjafrie menegaskan penindakan tambang ilegal tidak dilakukan secara sembarangan, tetapi berdasarkan data akurat.

Menhan Tegaskan Negara Tak Boleh Kalah dari Tambang Ilegal
Menteri Pertahanan (Menhan) RI, Sjafrie Sjamsoeddin di Kantor Kementerian Pertahanan (Kemhan), Jumat (14/11/2025) pagi. tirto.id/ Naufal Majid
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Menteri Pertahanan Republik Indonesia (Menhan RI), Sjafrie Sjamsoeddin, menegaskan negara tidak boleh kalah dari praktik penambangan bijih timah ilegal. Pernyataan itu disampaikan Sjafrie menyusul maraknya praktik tambang timah ilegal di Kecamatan Lubuk Besar, Kabupaten Bangka Tengah, Kepulauan Bangka Belitung.

“Kami menemukan beberapa kegiatan penambangan bijih timah ilegal dan akan kita tindaklanjuti baik secara hukum maupun administrasi,” kata Sjafrie saat meninjau latihan terintegrasi TNI di Desa Nadi, Bangka Tengah, mengutip Antara, Rabu (19/11/2025).

Ia mengatakan penindakan tidak dilakukan secara sembarangan, tetapi berdasarkan data akurat yang dihimpun tim Penegakan Kedaulatan dan Hukum (PKH) yang sebelumnya telah melakukan penelusuran di wilayah tersebut.

“Secara geografis semua kegiatan yang mengarah ke penambangan timah ilegal sudah ditutup. Namun, secara regulasi selanjutnya akan diserahkan ke Kementerian ESDM,” ucap Sjafrie.

Sjafrie menegaskan kehadiran TNI dalam latihan gabungan di Bangka Belitung juga untuk memastikan keamanan sumber daya strategis nasional, terutama sektor pertambangan timah. Latihan ini sekaligus memperkuat kehadiran militer di daerah rawan eksploitasi ilegal dan konflik sumber daya.

“Latihan gabungan di Bangka Belitung melibatkan 41.397 personel,” tutur Sjafrie.

Menurut dia, Bangka Belitung dipilih sebagai lokasi latihan gabungan karena memiliki posisi strategis di jalur laut antara Sumatra dan Jawa. Serta, memiliki nilai geografis dan ekonomis yang signifikan.

“Babel memiliki kekayaan sumber daya alam yang besar dan menjadi komoditas strategis nasional yang harus kami amankan,” pungkas Sjafrie.

Baca juga artikel terkait MENTERI PERTAHANAN

tirto.id - Flash News
Sumber: Antara
Editor: Fransiskus Adryanto Pratama