tirto.id - Lee Jae Myung terpilih sebagai Presiden Korea Selatan. Masa jabatannya dimulai pada hari ini Rabu, 4 Juni 2025 hingga lima tahun ke depan. Lee Jae Myung memang bukan orang baru dalam politik negeri ginseng tersebut. Simak rekam jejaknya berikut.
Korea Selatan mengadakan pemilihan umum (Pemilu) lebih cepat pada Selasa, 3 Juni kemarin. Ini dilakukan setelah Presiden sebelumnya, Yoon Suk Yeol dimakzulkan setelah keputusannya untuk menerapkan darurat militer di Korea Selatan menuai protes dari masyarakat.
Lee Jae Myung yang merupakan pemimpin Partai Demokratik Korea berhasil mengalahkan rivalnya, Kim Moon Soo dari Partai Konservatif dalam Pemilu tersebut. Lee memperoleh 49,4% suara, sedangkan Kim memperoleh 41,2% suara. Tanpa berlama-lama, Lee langsung diresmikan sebagai Presiden Korea dan mulai menjabat hari ini.
Profil Lee Jae Myung
Lee Jae Myung lahir di Andong, Korea Selatan pada 8 Desember 1963. Setelah lulus SD, Lee terpaksa bekerja karena keluarganya kesulitan keuangan. Ia menjadi buruh di pabrik yang memproduksi sarung tangan baseball. Lee bekerja di usianya yang masih anak-anak.
Seperti diberitakan AP News, saat sedang bekerja, Lee mendapatkan kecelakaan kerja. Lengan bawah kirinya tergencet oleh mesin press, yang mengakibatkan cacat permanen pada lengannya. Lee juga diberitakan pernah mencoba untuk mengakhiri hidupnya, namun keduanya gagal.
Lee Jae Myung lalu berhasil lulus dalam ujian kesetaraan SMP dan SMA. Ia kemudian melanjutkan pendidikan di Universitas Chung Ang mengambil jurusan hukum. Lee lulus sebagai sarjana hukum di tahun 1986 lali mengabdikan hidupnya sebagai pengacara yang membela hak asasi manusia (HAM).
Karier Lee Jae Myung di dunia politik dimulai ketika ia menjadi wali kota Seongnam yang ia jabat mulai 2010 hingga 2018. Lee yang tergabung dalam Partai Demokratik Korea kalah dalam Pemilu Presiden. Ia lalu putar haluan dengan mencalonkan diri pada pemilihan Gubernur di Provinsi Gyeonggi. Lee berhasil menang dan menjadi Gubernur Provinsi Gyeonggi untuk periode 2018-2021.
Selama menjadi politikus, Lee Jae Myung memang dikenal vokal. Ia kerap melakukan pidato-pidato di jalanan mengkritik pemerintahan Presiden Korea. Ia mengkritisi adanya sistem pertahanan rudal Amerika Serikat di Korea Selatan, ia juga menilai Pemerintah tidak cepat tanggap dalam penanganan pandemi COVID-19 pada 2020 lalu.
Kini, Lee berhasil mewujudkan keinginannya menjadi Presiden Korea Selatan. Ia menjadi presiden Korea Selatan pertama yang berasal dari Partai Demokratik. Namun, Lee diharuskan untuk bergerak cepat menyelesaikan keadaan Korea Selatan yang goyah akibat Presiden pendahulunya. Korea saat ini tidak hanya carut marut di bidang politik, namun juga merasakan kemerosotan di bidang ekonomi. Mampukah Lee Jae Myung membawa Korea Selatan kembali berjaya?
Penulis: Prihatini Wahyuningtyas
Editor: Dipna Videlia Putsanra
Masuk tirto.id

































