Menuju konten utama

Kubu Prabowo-Sandiaga Siapkan Jubir Mak-Mak di Pilpres 2019

Jubir mak-mak kubu Prabowo-Sandiaga akan berisi wanita dari segala usia dan lintas profesi.

Kubu Prabowo-Sandiaga Siapkan Jubir Mak-Mak di Pilpres 2019
Calon presiden Indonesia Prabowo Subianto, (kiri), berbicara dengan pasangannya, Sandiaga Uno saat pendaftaran resmi sebagai kandidat untuk pemilihan presiden 2019 di Jakarta, Indonesia, Jumat, 10 Agustus 2018. AP / Achmad Ibrahim

tirto.id - Kubu bakal capres-cawapres Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno menyiapkan juru bicara (jubir) dari mak-mak atau wanita. Hal ini disampaikan Sekjen PAN, Eddy Soeparno usai rapat tim jubir, di rumah pemenangan PAN, Jalan Daksa, Jakarta Selatan, Selasa (4/9/2018) malam.

"Tim jubir mak-mak ini yang nanti berkeliling dan menyuarakan apa yang menjadi concern mak-mak sehari-hari," kata Eddy.

Menurut Eddy, jubir mak-mak akan diluncurkan dalam waktu dekat. Salah dua yang akan mengisi tim ini adalah Ketua DPP PKS, Ledia Hanifah dan Ketua DPP Gerindra Rahayu Saraswati Djojohadikusumo yang juga hadir dalam kesempatan ini.

Kepada wartawan, Ketua DPP Gerindra Rahayu Saraswati Djojohadikusumo menyampaikan jubir mak-mak akan berisi wanita dari segala usia dan lintas profesi.

"Apakah itu ibu muda, atau sudah lansia, kita ingin menyuarakan apa yang menjadi keprihatinan perempuan dan ibu seluruh Indonesia. Itu yang kita kedepankan," kata Rahayu.

Rahayu juga mengaku jubir mak-mak ini terbentuk atas usulnya kepada dewan pakar Gerindra guna mengarusutamakam politik Prabowo dalam isu gender.

"Prabowo-Sandiaga harus mengutamakan perspektif gender dan kelompok rentan. Jadi tidak hanya berbicara ke eksternal, kami bicara juga ke internal dan memastikan bahwa kebijakan-kebijakan yang akan dilakukan dengan memastikan suara perempuan terdengar," kata Rahayu.

Sementara, Ketua DPP PKS, Ledia Hanifah menyatakan, jubir mak-mak ini untuk mewadahi dan menyampaikan aspirasi kaum wanita yang jumlahnya 50 persen di Indonesia.

"Terminologi mak-mak adalah perempuan, dan 50 persen lebih penduduk Indonesia adalah perempuan. Karenanya berhak untuk juga dijadikan subjek pembangunan. Bukan sekadar bagaimana mereka dianggap vote getter," kata Ledia.

Dari pantauan Tirto di lokasi, terlihat hadir tokoh tiga partai pengusung Prabowo-Sandiaga, yakni Sekjen PKS, Mustafa Kamal, Ketua DPP PKS Almuzammil Yusuf, Ketua DPP Gerindra Sufmi Dasco Ahmad, Ketua DPP Gerindra Habiburokhman, Ketua DPP PAN Yandri Sutanto, Ketua DPP PAN Eko Hendro Purnomo. Sementara Demokrat tidak hadir.

Baca juga artikel terkait PILPRES 2019 atau tulisan lainnya dari M. Ahsan Ridhoi

tirto.id - Politik
Reporter: M. Ahsan Ridhoi
Penulis: M. Ahsan Ridhoi
Editor: Alexander Haryanto