Menuju konten utama

KSPI Jabar Pusatkan 50 Ribu Massa Aksi May Day 2026 di Monas

Massa dari KSPI Jabar tidak melaksanakan peringatan di Gedung Sate karena sedang ada proyek penataan.

KSPI Jabar Pusatkan 50 Ribu Massa Aksi May Day 2026 di Monas
Sejumlah buruh saat menuju ke panggung utama di Monas, Jakarta, Kamis (1/5/2025). ANTARA/Khaerul Izan.

tirto.id - Massa aksi buruh dari Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Jawa Barat (Jabar) bakal memusatkan peringatan Hari Buruh Internasional, Jumat (1/5/2026) di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta. Keputusan ini diambil karena Presiden Prabowo Subianto direncanakan hadir dalam puncak acara tersebut untuk merespons aspirasi pekerja secara langsung.

Ketua KSPSI Jabar, Roy Jinto, memastikan massa aksi yang berangkat nanti berjumlah sekitar 50.000 buruh. Dia mengatakan, peringatan Hari Buruh di Monas akan dihadiri 25 konfederasi dan Presiden Prabowo Subianto.

"Untuk peringatan May Day tahun 2026 masih sama seperti tahun 2025, pelaksanaan dan perayaannya dilaksanakan di Monas," ucap Roy saat dihubungi wartawan, Rabu (29/4/2026).

Jadi untuk peringatan hari buruh di daerah, massa dari KSPI Jabar berkemungkinan tidak akan melaksanakan peringatan di Gedung Sate, Kota Bandung. Terlebih lagi area itu tengah dalam penataan Gedung Sate dan Gasibu.

"Di Bandung nampaknya enggak ada. Apalagi di Gedung Sate, katanya lagi perbaikan juga. Ditutup jalannya, jalan Diponegoro katanya karena ada perbaikan," imbuhnya.

Sementara itu, sejumlah isu-isu ketenagakerjaan bakal terus disuarakan buruh. Ia menyebutkan dengan adanya kehadiran Prabowo Subianto, diharapkan bisa menerima langsung aspirasi.

"Isu-isunya adalah isu nasional karena terkaitan dengan pengawalan RUU Ketenagakerjaan yang baru. Batas waktunya kan itu Oktober tahun ini, harus sudah selesai," lanjut Roy.

Jadi pada May Day tahun ini, kata Roy, massa aksi buruh terus mengawal Undang-Undang Ketenagakerjaan tersebut. Pemerintah mesti melindungi tentang hak-hak buruh hingga kesehatan pekerja.

"Dan mungkin dalam kesempatan itu Pak Presiden akan merespons secara langsung dalam perayaan May Day. Jadi langsung disampaikan secara langsung pada Presiden," ujarnya.

Ia berharap dengan hadirnya kepala negara, aspirasi akan lebih didengarkan dan segera diakomodir pemerintah. "Sehingga setiap tahun dalam perayaan Mayday itu ada peningkatan kesejahteraan pekerjaan," ucap Roy.

Baca juga artikel terkait HARI BURUH atau tulisan lainnya dari Muhammad Nizar

tirto.id - Flash News
Kontributor: Muhammad Nizar
Penulis: Muhammad Nizar
Editor: Siti Fatimah