Menuju konten utama

Kronologi & Motif Anak SD di Medan Diduga Bunuh Ibu Kandung

Viral kasus seorang anak SD yang diduga membunuh ibu kandungnya sendiri di Medan, Sumatra Utara. Motif sementara diungkap polisi.

Kronologi & Motif Anak SD di Medan Diduga Bunuh Ibu Kandung
Ilustrasi Pembunuhan. foto/istockphoto
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Polisi menangkap seorang anak berinisial A (12 tahun) yang diduga menusuk ibu kandungnya hingga tewas. Pelaku merupakan siswa sekolah dasar di salah satu SD Kota Medan.

Peristiwa ini terjadi di Jalan Dwikora, Kecamatan Medan Sunggal, Kota Medan, Sumatra Utara (Sumut). Korban adalah ibu kandung A, FS (42) yang tewas karena 20 luka tusukan.

Korban dan keluarganya bukan pendatang baru. Mereka sudah tinggal di Jalan Dwikora selama kurang lebih 20 tahun.

Pelaku adalah anak kedua dari dua bersaudara. Kakak A kini duduk di bangku SMA. Apa motif pelaku menusuk ibu kandung? Simak kronologinya.

Kronologi Anak SD Tusuk Ibu Kandung di Medan

Menurut keterangan yang beredar, peristiwa penusukan itu terjadi pada Rabu (10/12) pagi sekitar pukul 05.00 WIB.

Korban dan dua anaknya (A dan AJ) tidur di lantai satu, sedangkan suaminya (AH) tidur di lantai dua.

Kondisi korban yang telah bersimbah darah pertama kali diketahui oleh anak pertamanya, AJ. Mendengar teriakan AJ, AH turun ke lantai satu dan melihat putrinya memegang pisau.

Istrinya, FS, sudah tergeletak lemas bersimbah darah di atas tempat tidur dengan luka-luka tikaman.

AH segera meminta pertolongan tetangga yang kemudian memanggil polisi. Sejumlah barang bukti penting diamankan, termasuk pisau yang diduga merupakan senjata pembunuhan tersebut.

Menurut keterangan polisi, ada 20 luka tusukan di tubuh F.

Motif Penusukan Ibu Kandung

Sebelum F ditemukan tewas, warga sempat mendengar percekcokan dari rumah tersebut. F terdengar sedang memarahi putrinya.

Jenazah F diautopsi di RS Bhayangkara Kota Medan dan sudah dimakamkan.

Pelaku yang masih di bawah umur dijerat dengan Undang-Undang Perlindungan Anak oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polrestabes Medan.

Motif sementara, pelaku kesal karena ibunya memarahi kakaknya sehari sebelum kejadian.

Warga setempat sangat terkejut dengan kejadian ini karena keluarga AH & FS dikenal harmonis. Pelaku juga dikenal sebagai anak yang pendiam, baik, dan berprestasi di sekolah.

Saat ini Polrestabes Medan masih mendalami motif dan melakukan pemeriksaan secara hati-hati terhadap A, karena pelaku masih di bawah umur.

@potretmedan6

Bocah perempuan yang masih duduk di bangku SD di Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut) berusia 12 tahun diduga memb*n*h ibu kandungnya, F (42). Saat ini, Polrestabes Medan tengah mendalami kejadian itu #polrestabesmedan#medan#polisi#sunggal

♬ suara asli - potretmedan - potretmedan

Baca juga artikel terkait PEMBUNUHAN atau tulisan lainnya dari Dipna Videlia Putsanra

tirto.id - Aktual dan Tren
Penulis: Dipna Videlia Putsanra
Editor: Iswara N Raditya