tirto.id - Ayah tiri Alvaro Kiano, Alex Iskandar, dikabarkan meninggal diduga karena bunuh diri setelah ditangkap. Kabar ini bermula dari pernyataan nenek dari Alvaro, Sayem (53), setelah mendapatkan informasi dari Kapolsek Pesanggrahan, AKP Seala Syah.
“[Ibu Seala bilang], ini tersangka ini meninggal katanya bunuh diri,” kata Sayem, Senin (24/11/2025).
(Trigger Warning) tulisan ini mengandung unsur yang triggering atau memicu trauma.
Kabar meninggalnya Alex Iskandar juga telah dikonfirmasi polisi. Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Nicolas Ary Lilipaly, mengatakan bahwa Alex Iskandar sebelumnya ditangkap pada Rabu (19/11/2025).
"Yang diungkapkan pihak keluarga itu benar adanya. Sudah di sana (di dalam sel tahanan), sudah di Polres. Polres ya," kata Kombes Nicolas, Senin (24/11/2025).
Alex Iskandar tersebut sebelumnya ditangkap sebagai tersangka dalam kasus pembunuhan Alvaro. Hal ini juga telah dikonfirmasi Nicolas dan terjadi tindak pidana pembunuhan dalam kasus Alvaro tersebut.
"Pelaku adalah ayah tirinya Alvaro," kata Kombes Nicolas.
"Iya (Alvaro meninggal dibunuh)," Nicolas menambahkan.
Alvaro merupakan anak yang dilaporkan hilang sejak Maret 2025. Setelah 9 bulan berlalu, polisi menemukan kerangka diduga sebagai Alvaro di Tenjo, Bogor, pada Minggu (23/11/2025). Untuk memastikan jenazah tersebut benar adalah Alvaro, akan dilakukan tes DNA terhadap ibu korban yang bertolak dari Malaysia.
Apa Penyebab Ayah Tiri Alvaro Kiano Meninggal usai Ditangkap, Benarkah Bunuh Diri?
(Trigger Warning) tulisan ini mengandung unsur yang triggering atau memicu trauma.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, mengatakan Alex Iskandar meninggal dunia diduga karena bunuh diri. Namun tidak seperti banyak diberitakan, ayah tiri Alvaro Kiano tersebut meninggal diri di ruang konseling.
“Bukan di sel tahanan,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, Senin (24/11/2025).
Namun belum diketahui kronologi meninggalnya Alex Iskandar usai ditangkap. Selanjutnya, informasi tentang meninggalnya ayah tiri Alvaro Kiano akan disampaikan polisi melalui konferensi pers malam ini. Dia memastikan penanganan kasus ini dilakukan dengan melibatkan sejumlah ahli dalam rangka scientifict crime identification.
Sebelum ditangkap dan meninggal dunia, Alex Iskandar sempat turut dalam pencairan Alvaro Kiano saat anak 6 tahun itu dilaporkan hilang di kawasan Pesanggrahan, Jakarta Selatan pada Maret 2025. Belakangan diketahui, Alex Iskandar justru jadi tersangka pembunuhan Alvaro Kiano.
"Dia (ayah tiri) sampai nganterin ke Polsek, Polda, jadi kayak orang gak punya salah aja gitu. Terus nganterin saya ke orang pinter gitu, ya, ke Karawang dan Bogor," kata nenek Alvaro, Sayem, Senin (24/11), dikutip dari ANTARA.
Pengakuan yang sama diungkapkan kakek Alvaro, Tugimin (71). Kata dia, Alex Iskandar juga sempat berkunjung ke rumahnya yang juga ditempati oleh Alvaro pada 2 hari sebelum anak 6 tahun itu dilaporkan hilang.
Tugimin mengungkapkan, pelaku juga sempat membelikan mainan untuk Alvaro. Atas hal ini, pihak keluarga mengaku tidak menyangka Alex merupakan pelaku pembunuhan Alvaro.
"Kira-kira jam 11.00 WIB, dia ikut nyari, ikut nyari Alvaro di mana beradanya. Terus jam 11 itu saya ke Polsek. Dia nganter saya, ke Polsek untuk laporan kehilangan anak,” ucap Tugimin.
Editor: Iswara N Raditya
Masuk tirto.id
































