Menuju konten utama

Kronologi Ambulans & Damkar Sleman Dapat Order Fiktif DC Pinjol

Ambulans dan Damkar Sleman dapat laporan fiktif dari DC pinjol dengan tujuan menagih utang nasabah. Polisi tengah menangani kasus ini.

Kronologi Ambulans & Damkar Sleman Dapat Order Fiktif DC Pinjol
Ilustrasi Ambulance. foto/IStockphoto
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Layanan Ambulans Mer-C Yogyakarta dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Sleman (Damkar Sleman) mendapat laporan fiktif dari debt collector (DC) pinjaman online (pinjol) untuk meneror nasabah agar membayar utang.

Peristiwa ini terjadi pada hari yang bersamaan yaitu Rabu (22/4/2026). Damkar Sleman dan Ambulans tersebut diarahkan ke titik lokasi di daerah Caturtunggal, Depok, Sleman, DIY.

Sesampainya di sana, baik ambulans maupun damkar tidak bertemu dengan pelapor. Ketika nomor pelapor dihubungi, pelapor tersebut malah meminta damkar dan ambulans untuk menagih utang.

"Bapak ngomong sekarang [pada orang di lokasi] bapak suruh buat bayar utang di pinjol ya, saya perintah ini," ujar sosok DC pinjol tersebut saat dihubungi petugas ambulans.

DC itu meminta petugas untuk mengancam nasabah agar segera membayar utang. Petugas ambulans dengan tegas menyatakan agar tidak mempermainkan layanan darurat kesehatan.

"Ini layanan kesehatan, jangan Anda permainkan," ujar sopir ambulans bernama Muklis, di video tersebut.

Hal serupa dialami oleh Damkar Sleman, yang juga tiba di lokasi yang sama. Damkar diminta untuk menagih utang pada nasabah.

"Kita dipermainkan ini gimana maksudnya? [Utang] bukan urusan kami, kita dari damkar," kata Ikhsan, petugas damkar di video yang viral.

Ambulans & Damkar Sleman Benarkan Peristiwa Tersebut

Perwakilan Ambulans Mer-C Yogya, Aziz Apri kepada Tirto, Jumat (24/4/2026) membenarkan peristiwa tersebut. Ia menyatakan, sopir ambulans yang berada di lokasi kejadian, bernama Muklis, dijebak untuk menagih utang.

"Tiba-tiba kami dapat panggilan untuk membawa pasien antar ke RS, setelah sampai lokasi, pelapor tidak ditemukan," kata Aziz.

Ia juga membenarkan, sebelum ambulans tiba sudah ada petugas Damkar Sleman yang dijebak oleh DC pinjol di lokasi yang sama.

"Awalnya kami dapat laporan ada ular tapi sampai titik lokasi ternyata itu bukan pelapor dan tidak ada emergency," kata petugas Damkar Sleman saat dihubungi reporter Tirto, Jumat (24/4) via telepon.

Petugas ambulans dan Damkar Sleman dari Regu 3, yang dikomandani oleh Wakiran, dihubungi oleh nomor yang sama, dengan titik yang sama, yaitu di daerah Caturtunggal.

Polresta Sleman Tangani Kasus Ini

Satreskrim Polresta Sleman telah menangani kasus ini. Polisi menemui sopir ambulans serta petugas damkar untuk mendapatkan informasi dan keterangaan terkait peristiwa tersebut.

"Oknum debt collector pinjaman online untuk menagih utang pinjaman debitur di Tlogoadi, Mlati, Sleman dan Caturtunggal, Depok, Sleman pada tanggal 22 April 2026 saat ini telah dalam penanganan Satreskrim Polresta Sleman," demikian keterangan dari akun Instagram Polda DIY, Kamis (23/4/2026).

Polda juga mengimbau agar berhati-hati saat akan meminjam di perusahaan pinjaman online dengan memastikan bahwa perusahaan pinjaman yang akan dituju terdaftar resmi di OJK.

Jika mengalami hal serupa, masyarakat dapat segera menghubungi 110 atau datang langsung ke kantor kepolisian terdekat agar petugas dapat segera menindaklanjuti informasi yang disampaikan.

Baca juga artikel terkait PINJOL atau tulisan lainnya dari Dipna Videlia Putsanra

tirto.id - Flash News
Reporter: Dipna Videlia Putsanra
Penulis: Dipna Videlia Putsanra
Editor: Fahreza Rizky