Menuju konten utama

KLBF Pangkas Target Laba 2025 Imbas Penjualan Nutrisi Melemah

Semula, emiten kesehatan tersebut memproyeksikan pertumbuhan tahunan sebesar 8-10 persen untuk akhir 2025. Namun, revisi turun menjadi 6-8 persen.

KLBF Pangkas Target Laba 2025 Imbas Penjualan Nutrisi Melemah
Kantor Kalbe Farma. Dok/kalbe

tirto.id - PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) melakukan revisi terhadap target pertumbuhan pendapatan dan laba bersih perusahaan untuk tahun 2025. Langkah ini diambil setelah kinerja perseroan pada semester I-2025 menghadapi tantangan, terutama dari melemahnya penjualan di segmen nutrisi.

“Memang salah satu faktor yang mendorong kami untuk melakukan perubahan guidance atau target adalah terkait dengan bisnis nutrisi, di mana dalam kondisi saat ini memang market-nya menghadapi banyak tantangan,” ujar Direktur Keuangan Kalbe Farma, Kartika Setiabudy dalam public expose, Jumat (12/9/2025).

Semula, emiten kesehatan tersebut memproyeksikan pertumbuhan tahunan sebesar 8-10 persen untuk akhir 2025. Namun, revisi turun dilakukan menjadi 6-8 persen year-on-year (yoy).

Berdasarkan laporan keuangan per Juni 2025, Kalbe membukukan penjualan neto sebesar Rp17,08 triliun pada paruh pertama tahun ini. Angka tersebut masih tumbuh 4,59 persen yoy dari posisi periode sama tahun sebelumnya sebesar Rp16,32 triliun.

Dari empat segmen bisnis utamanya, hanya segmen nutrisi yang mengalami kontraksi. Penjualan segmen ini menyusut 3,14 persen yoy menjadi Rp4 triliun, dari sebelumnya Rp4,13 triliun pada semester I-2024.

Sementara itu, tiga segmen lain justru menunjukkan performa positif. Segmen obat resep tumbuh 9,53 persen, diikuti produk kesehatan yang naik 5,17 persen, serta distribusi dan logistik yang meningkat 6,16 persen secara tahunan.

Kartika menerangkan, penurunan pada segmen nutrisi terutama disebabkan oleh anjloknya pembelian produk susu bubuk hingga 9 persen pada periode tersebut.

“Segmen nutrisi saat ini memang mengalami tantangan pasar di mana powdered milk mengalami kontraksi bahkan hingga 9 persen, pada semester pertama tahun 2025,” ucapnya.

Portofolio segmen nutrisi Kalbe saat ini masih didominasi produk untuk anak-anak 61 persen, disusul dewasa 25 persen, dan produk khusus 14 persen.

Ke depan, Kalbe berencana menyeimbangkan portofolio produknya dengan memperbanyak produk lifestyle yang dapat dikonsumsi oleh konsumen secara lebih luas.

“Kita akan mencoba balance produk portfolio kita dengan menyeimbangkan antara produk-produk dari sisi dairy atau susu bubuk ke arah produk-produk yang lebih bersifat produk-produk lifestyle. Termasuk di dalamnya adalah produk liquid atau ready to drink milk,” katanya.

Baca juga artikel terkait KALBE FARMA atau tulisan lainnya dari Nanda Aria

tirto.id - Insider
Reporter: Nanda Aria
Penulis: Nanda Aria
Editor: Dwi Aditya Putra