Kisah Tokoh Ford V Ferrari, Carroll Shelby dan Ken Miles

Oleh: Anggit Setiani Dayana - 19 November 2019
Dibaca Normal 2 menit
Ford v Ferrari tayang di bioskop mulai 15 November 2019. Film yang disutradarai James Mangold ini berkutat pada dua tokoh utama, yaitu Carrol Shelby (Matt Damon) dan Ken Miles (Christian Bale).
tirto.id - Ford v Ferrari, film yang diangkat dari kisah nyata perusahaan Ford Motor Company untuk mengalahkan pesaingnya, Ferrari, dalam menciptakan mobil tercepat dan memenangkan ajang perlombaan Le Mans, sebuah balapan mobil yang terkenal.

Ford v Ferrari tayang di bioskop mulai 15 November 2019. Film yang disutradarai James Mangold ini berkutat pada dua tokoh utama, yaitu Carrol Shelby (Matt Damon) perancang mobil visioner AS dan pengemudi asal Inggris yang pemberani, Ken Miles (Christian Bale).

Mereka ditantang untuk menciptakan mobil balap revolusioner untuk Ford Motor Company.

Selain itu, akan ada pula tokoh pendiri perusahaan mobil Ford, yaitu Henry Ford II yang diperankan Tracy Letts.

Ia berperan sebagai pengawas proyek mobil yang digadang akan menyaingi Enzo Ferrari tersebut.

Awalnya, sebagai upaya untuk mengamankan perusahaan yang memproduksi mobil-mobil tercepat, Ford menawari Ferrari dan armada mobil balapnya pada tahun 1963.

Namun, belum kelar kesepakatan tersebut, Enzo Ferrari keburu mundur karena tidak setuju dengan permintaan Ford yang ingin mengontrol keuangan.

Akhirnya, Ford bertekad membuat mesinnya sendiri, yang lebih cepat dari Ferrari, dan berambisi memenangkan 24 Hours of Le Mans.

Ford v Ferrari sudah ditayangkan perdana di Telluride Film Festival pada September lalu kemudian di Toronto International Film Festival, Time melansir.

Carroll Shelby diperankan oleh Mat Damon

Film ini akan menampilkan tokoh-tokoh menarik di era 60-an, seperti Carroll Shelby, yang merupakan instruktur penerbangan Perang Dunia II, lalu menjadi peternak ayam, lalu menjadi pembalap mobil, hingga akhirnya menjadi perancang mobil legendaris.

Shelby adalah sosok besar bagi revolusi mobil cepat di abad ke-20. Secara historis, ia dikenal sebagai seorang dengan kepribadian menarik, seorang yang memiliki gagasan besar tetapi sering melupakan detail.

"Dia adalah pengusaha yang mepet dengan penipu, dia penipu yang sah," kelakar seorang temannya dalam penghargaan Autoweek. "Ini adalah kisah sukses Amerika di masa lampau."

Shelby mendirikan Shelby American pada 1962, sebuah perusahaan produsen mobil sport independen, yang mulai mengimpor kudeta AC Inggris dan memperbaikinya dengan mesin Ford yang kuat. Hasil permakannya tersebut kemudian dinamai Shelby "Cobra".

Barulah pada tahun 1965, Shelby dan tim mengerjakan mobil balap baru milik Ford, GT40, yang juga ditampilkan dalam film Ford v Ferrari.

GT40 inilah yang kemudian akan merebut piala kemenangan dari Ferrari selama 6 tahun perlombaan berturut-turut.

Dalam penggambaran peran di film Ford v Ferrari, Damon, yang memerankan Shelby menyatakan ia tersentuh dengan karakter Shelby yang senantiasa peduli pada sosok Ken Miles.

"Saya selalu menemukan ketertarikan ketika melihat klip di Youtube bagaimana Carroll Shelby membicarakan Ken Miles, dia akan gugup sedikit, meskipun dia orang yang sudah tua," ujarnya, sebagaimana dikutip GQ Magazine.

"Hal itu tersendat di tenggorokannya, dia ingin mengatakan bahwa Ken Miles adalah teknisi super handal. [Kematiannya] merupakan kehilangan besar bagi orang-orangnya."

Shelby meninggal pada 2012 di usia 89 tahun. Sebelumnya, pada 1990 ia menerima transplantasi jantung yang kemudian mendorongya untuk menggalang dana bagi anak-anak yang butuh operasi jantung.

Ken Miles diperankan oleh Christian Bale

Sedangkan, Ken Miles, yang diperankan oleh Christian Bale disebut-sebut sebagai bromance Shelby.

Menurut Motorsport Magazine, Miles lahir di Sutton Coldfield, Inggris pada 1918 dan dia direkrut oleh Shelby untuk menguji coba mobil balap rancangannya.

Miles memulai karir balapannnya setelah perang, dan memenangi rekor kemenangan yang cukup impresif. Tidak hanya menguji coba GT40, ia juga terlibat dalam urusan teknis pembuatan mobil.

Tahun 1966 ia memulai debut balapan Daytona 24 Hours melawan tokoh-tokoh lainnya yang sudah lebih dulu pengalaman. Ia menang dengan GT40 MkII, dan dua GT40 lainnya mengikuti.

Dalam pertandingan tersebut, demi bisa foto di garis finish, Miles melambatkan laju agar dua GT40 lainnya bisa menyusul dan melintasi garis finish bersama-sama.

Timekeeper mencatat, GT40 yang kedua memulai balapan dari garis start yang terjauh, sehingga ia dinobatkan jadi yang pertama di akhir balapan.

Unsur teknis tersebut menjadi pukulan bagi Miles, yang tidak jadi muncul sebagai pemenang.

Beberapa bulan kemudian, Miles melakukan uji coba Shelby American, namun mobil tersebut terbakar dan membunuhnya. Lalu Shelby menambahkan banyak standar keselamatan.

Christian Bale yang memerankan Miles harus rela kehilangan 18 kilogram berat badannya untuk peran ini.

"[James Mangold] mengirimi saya skrip [...] dan setelah beberapa saat ia seperti 'Christian, karakternya hanya [cocok diperankan] olehmu' Begitu cara dia mengatakannya padaku," ujarnya, dikutip oleh Hollywood Reporter.

Selain dua tokoh tersebut, tokoh lainnya seperti Henry Ford II oleh Tracy Letts, Leo Beebe (Josh Lucas) yang merupakan direktur spesial urusan kendaraan, dan Lee Iaococca (Jon Bernthal), anak magang di Ford tahun 1946 yang kemudian menjadi presiden pada 1970 juga ditampilkan dalam Ford v Ferrari.


Baca juga artikel terkait FORD V FERRARI atau tulisan menarik lainnya Anggit Setiani Dayana
(tirto.id - Film)

Kontributor: Anggit Setiani Dayana
Penulis: Anggit Setiani Dayana
Editor: Nur Hidayah Perwitasari
DarkLight