tirto.id - Otoritas penegak hukum pemerintah Turki telah menahan dan menangkap kurang lebih 115 orang jelang peringatan Natal di negara itu. Orang-orang yang disebut anggota ISIS itu diduga berencana melakukan serangan dalam perayaan Natal dan Tahun Baru.
Dikutip dari Reuters, Kamis (25/12/2025), Kepolisian Istanbul memperoleh informasi bahwa para anggota ISIS itu diyakini telah merencanakan serangan di Turki, khususnya terhadap kaum non-Muslim, selama peringatan Natal dan Tahun Baru.
Aparat Kepolisian Istanbul menggerebek 124 tempat dan menangkap 115 dari 137 orang yang sebelumnya sudah diidentifikasi. Sejumlah senjata, termasuk pistol dan beberapa jenis amunisi, telah disita dari mereka yang disebut-sebut militan ISIS itu.
Menurut keterangan otoritas Kejaksaan Istanbul dalam surat resminya, beberapa orang yang belum tertangkap masih diburu oleh aparat kepolisian setempat.
Ini bukan kali pertama terduga militan ISIS berurusan dengan aparat penegak hukum di Turki. Dilansir Antara, pada Selasa (29/10/2025), Kepolisian Istanbul menangkap 33 orang yang diyakini sebagai anggota ISIS.
Mereka diciduk karena melakukan kegiatan mengumpulkan uang dengan kedok sebagai sumbangan agama untuk mendanai pendirian “masjid dan sekolah agama” yang diduga terkait dengan ISIS.
Masuk tirto.id



























