Menuju konten utama

Kemhan Hibahkan 17,4 Juta Butir Obat untuk Koperasi Merah Putih

Hibah obat dari Kemhan akan disalurkan Kemenkop melalui apotek dan klinik desa yang dikelola oleh sejumlah Koperasi Merah Putih.

Kemhan Hibahkan 17,4 Juta Butir Obat untuk Koperasi Merah Putih
Kementerian Pertahanan (Kemhan) meluncurkan produk multivitamin dalam rangka mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Rabu (1/9/2025).

tirto.id - Kementerian Pertahanan (Kemhan) menyerahkan 17,4 juta butir obat kepada Kementerian Koperasi untuk disalurkan kepada Koperasi Merah Putih yang ada di desa dan kelurahan se-Indonesia.

Obat-obatan tersebut merupakan pereda nyeri dan antibiotik berjenis Fimol, Ponstal, juga Cefalaf yang diproduksi oleh Lembaga Farmasi (Lafi) TNI.

"Pada kesempatan kali ini kami serahkan sekitar 17 juta, 17,4 juta kira-kira obat yang kami serahkan kepada Menteri Koperasi yang nantinya akan didistribusikan kepada Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih di seluruh pelosok tanah air," kata Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan), Donny Ermawan Taufanto, di kantor Kementerian Pertahanan (Kemhan), Jakarta Pusat, Rabu (1/10/2025)

Donny menjelaskan bantuan obat ini merupakan bentuk dukungan Kemhan terhadap penguatan ketahanan kesehatan juga tindak lanjut dari program serupa yang telah dilakukan pada Juli lalu.

“Jadi ini merupakan dukungan Kementerian Pertahanan kepada bangsa dan negara ini untuk ketahanan kesehatan. Seperti kita ketahui bahwa pertahanan yang kuat salah satunya juga didukung oleh unsur SDM yang kuat dan sehat," jelas Donny.

Menteri Koperasi, Ferry Juliantono, menyambut baik kerja sama ini. Dia menyebut obat-obatan hibah dari Kemhan akan disalurkan melalui apotek desa dan klinik desa yang dikelola oleh sejumlah Koperasi Merah Putih.

“Dan ini juga menjadi arahan Presiden, tugas kewajiban negara adalah memberikan layanan kesehatan kepada masyarakat dalam bentuk bantuan obat-obatan yang harganya murah, terjangkau,“ katanya.

Lebih jauh, komando kendali lab farmasi atau Lafi TNI resmi dialihkan ke Kemhan mulai hari ini, 1 Oktober 2025. Nantinya, kegiatan akan dikoordinasikan oleh Badan Pemeliharaan dan Perawatan Pertahanan (Baharwat) Kementerian Pertahanan.

“Kemudian juga terkait dengan alih kodal ini, terhitung mulai tanggal 1 Oktober ini, ini tadinya lafi-lafi ini adalah berada di bawah angkatan, angkatan darat, laut, dan udara untuk tata kelola yang lebih baik, lebih efisien, Ini kita arahkan untuk kita kelola meniadi satu di bawah Kementerian Pertahanan,” ujar Donny.

Dia menyebut obat-obat ini dan vitamin-vitamin yang diproduksi tidak hanya dipergunakan untuk mendukung prajurit-prajurit, tapi juga untuk mendukung seluruh masyarakat dan rakyat Indonesia.

Baca juga artikel terkait KEMHAN atau tulisan lainnya dari Rahma Dwi Safitri

tirto.id - Flash News
Reporter: Rahma Dwi Safitri
Penulis: Rahma Dwi Safitri
Editor: Bayu Septianto