tirto.id -
Per Minggu sore (31/11/2025), total bantuan yang dikirimkan tercatat mencapai lebih dari Rp19 miliar, mencakup logistik bufferstock, perlengkapan darurat, serta bahan natura untuk dapur umum.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menyampaikan, pengiriman bantuan dilakukan melalui gudang Kemensos, sentra, dan dinas sosial setempat agar distribusinya dapat segera menjangkau wilayah yang membutuhkan.
"Bantuan terus kami kirimkan sesuai kebutuhan, kami juga terus berusaha agar bantuan bisa sampai lokasi dengan cepat," kata Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul), Minggu (30/11/2025).
Di Provinsi Aceh, bantuan senilai Rp3,14 miliar disalurkan ke berbagai titik seperti Aceh Utara, Lhokseumawe, Aceh Tamiang, dan sejumlah kabupaten lainnya.
Bantuan tersebut mencakup 450 makanan siap saji, 1.440 makanan anak, 570 kasur, 3.450 selimut, 1.410 family kit, 308 paket kids ware, serta 220 sandang dewasa. Selain itu, Kemensos juga mengirim 350 tenda gulung, 30 tenda keluarga portable, dan 30 tenda serbaguna untuk penanganan awal.
Bantuan untuk Sumatera Utara menjadi yang terbesar, mencapai Rp7,80 miliar. Pengiriman difokuskan ke wilayah seperti Tapanuli Tengah, Mandailing Natal, Sibolga, Langkat, hingga Tapanuli Selatan.
Bantuan meliputi 28.280 makanan siap saji, 3.000 paket makanan anak, 2.000 paket lauk pauk siap saji, 2.800 family kit, 2.140 kids ware, 500 sandang dewasa, 5.300 sandang anak, 1.464 lembar kasur, 3.968 selimut, dan 1.900 tenda gulung serta 14 tenda serbaguna. Selain itu, 200 dus mi instan dan 400 dus air mineral.
Sementara itu, Sumatera Barat menerima bantuan senilai Rp3,64 miliar yang disalurkan ke Padang Pariaman, Pasaman Barat, Pesisir Selatan, dan Dinas Sosial Provinsi Sumatera Barat (wilayah provinsi).
Bantuan yang dikirimkan ke Sumatera Barat berupa 4,4 ton beras reguler, 5.758 makanan siap saji, 3.640 makanan anak, 1.180 family kit, 850 kids ware, 1.235 kasur, 1.225 selimut, serta 1.230 tenda gulung. Pengiriman juga menyertakan 40 tenda keluarga, 10 tenda serbaguna, 10 lampu emergency portable, dan 3 unit dapur umum lapangan.
Selain mengirim bantuan logistik, Kemensos juga mengoperasikan dapur umum dan dapur mandiri yang tersebar di 28 titik di ketiga provinsi.
Dengan total anggaran sekitar Rp4,5 miliar, dapur-dapur ini mampu memproduksi hingga 88.000 bungkus makanan per hari, dan kapasitasnya akan terus ditingkatkan sesuai kebutuhan masyarakat terdampak.
Bantuan ini menunjukkan komitmen Kemensos dalam memastikan kebutuhan warga terpenuhi dan proses pemulihan di wilayah terdampak dapat berlangsung lebih cepat.
(INFO KINI)
Penulis: Tim Media Servis
Masuk tirto.id

































