Menuju konten utama

Kemensos Salurkan Bantuan Bagi Korban Bencana Sumatera

Penyaluran ini untuk Kabupaten Bireuen, Pidie Jaya, dan Agam. Total bantuan yang disalurkan mencapai Rp54.572.100.000.

Kemensos Salurkan Bantuan Bagi Korban Bencana Sumatera
Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) saat memimpin rapat koordinasi penyaluran bantuan untuk koban bencana di Kabupaten Agam, Bireuen dan Pidie Jaya di Kantor Kemensos, Jumat (3/4/2026). FOTO/Dok.Kemensos
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Di tengah hari libur nasional, Kementerian Sosial tetap melanjutkan penyaluran bantuan bagi masyarakat terdampak bencana di sejumlah wilayah di Sumatra, meliputi Kabupaten Bireuen, Pidie Jaya, dan Agam. Total bantuan yang disalurkan mencapai Rp54.572.100.000.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul memimpin langsung proses penyaluran secara daring dari Jakarta. Ia menegaskan bahwa situasi libur tidak menghalangi upaya pemerintah untuk tetap hadir bagi masyarakat.

“(Meski) di hari libur, kita bisa bertemu secara hybrid dalam rangka untuk memberikan bantuan atau penyaluran bantuan kebencanaan dari pemerintah kepada keluarga dan saudara-saudara kita yang terdampak pencana pada beberapa bulan yang lalu,” kata Gus Ipul.

Penyaluran bantuan ini mencakup santunan ahli waris, bantuan bagi korban luka, serta jaminan hidup (jadup) yang diberikan secara bertahap kepada para penyintas. Rinciannya, Kabupaten Agam menerima Rp11,7 miliar, Pidie Jaya Rp20,7 miliar, dan Bireuen Rp22,1 miliar, dengan total puluhan ribu penerima manfaat di masing-masing daerah.

“Nilai semuanya total Rp54.572.100.000. Nanti akan kita salurkan juga pada tahap berikutnya untuk isian rumah dan juga untuk stimulan ekonomi,” kata Gus Ipul.

Dalam skema bantuan pascabencana, pemerintah memberikan santunan Rp15 juta bagi ahli waris korban meninggal, Rp5 juta untuk korban luka berat, serta bantuan isi rumah dan stimulan ekonomi masing-masing Rp3 juta dan Rp5 juta per keluarga. Selain itu, jaminan hidup diberikan sebesar Rp450 ribu per orang setiap bulan selama tiga bulan.

Seluruh data penerima bantuan melalui proses panjang. Dimulai dari data BNPB, diverifikasi pemerintah daerah, hingga divalidasi oleh Badan Pusat Statistik dan disahkan oleh Menteri Dalam Negeri sebagai dasar penyaluran.

“Data yang terbaru hampir 90 ribu sudah terverifikasi, ditandatangani Pak Mendagri 75 ribu. Mungkin minggu depan sudah akan ditandatangani lagi. Insya Allah hampir mencapai sekitar 90-100 ribu. Nah dengan begitu kami bisa menyalurkan secara bertahap,” jelas Gus Ipul.

Untuk distribusi bantuan, Kemensos bekerja sama dengan PT Pos Indonesia. Penyaluran dilakukan melalui berbagai metode, mulai dari pengambilan langsung di kantor pos, distribusi kolektif di wilayah, hingga layanan door-to-door khusus bagi lansia dan penyandang disabilitas.

“Yang saya tahu PT Pos tetap melaksanakan tugas meskipun di hari libur. Untuk itu saya ucapkan terima kasih kepada PT Pos Meskipun libur, selama memang datanya sudah ada, angkanya sudah siap, bisa membuka kantornya untuk menyalurkan kepada para penerima manfaat,” kata Gus Ipul.

Apresiasi juga datang dari daerah. Bupati Pidie Jaya Sibral Malasyi menyampaikan terima kasih atas dukungan pemerintah pusat yang dinilai sangat membantu proses pemulihan masyarakat pascabencana.

“Kami mengucapkan terima kasih banyak kepada Bapak Presiden Republik Indonesia dan kepada Bapak Menteri Sosial yang sudah memberikan bantuan terhadap jadup ataupun bantuan stimulan yang sudah pernah kami terima sebelumnya, lebih kurang ada Rp241,6 miliar. Alhamdulillah atas bantuan ini kami sangat merasakan manfaatnya,” kata dia.

(INFO KINI)

Penulis: Tim Media Servis