tirto.id - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) akan melakukan seleksi petugas haji 2026 yang dimulai pada 16 Desember 2025. Pelaksanaan seleksi petugas haji terbagi di tingkat pusat dan tingkat daerah.
Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj), Dahnil Anzar Simanjuntak menyebut nantinya petugas haji terpilih akan mengikuti pelatihan di barak asrama haji selama kurang lebih tiga pekan.
“Kemudian mereka semuanya nanti masuk barak, kemudian masuk barak, kemudian dilatih kurang lebih tiga minggu,” kata Dahnil kepada wartawan di Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (25/11/2025).
Dahnil menjelaskan selama tiga pekan itu, petugas haji akan diberikan sejumlah pelatihan untuk menunjang kesiapan mereka selama bertugas, baik secara fisik hingga wawasan.
“Tiga minggu nanti persiapan fisik, kemudian persiapan bahasa Arab dasar, kemudian persiapan fiqih dasar haji. Jadi, kami persiapkan dengan serius supaya mereka bersiap bertugas di sana,” terang Dahnil.
Dia menyebut melalui pelatihan tersebut, para pelatih haji diajarkan untuk melaksanakan tugasnya dengan sungguh-sungguh. Dia berharap tak ada lagi petugas haji yang hanya menumpang haji tanpa menjalankan tugas sebagaimana mestinya.
“Dan tidak boleh lagi ada yang nebeng naik haji. Jadi, kita ingin pastikan petugas ini melakukan tugasnya sebagai petugas haji, bukan orang yang nebeng naik haji,” kata Dahnil.
Penulis: Nabila Ramadhanty
Editor: Fransiskus Adryanto Pratama
Masuk tirto.id





























