Menuju konten utama
Ibadah Haji 2023

Kemenag Buka Kanal Pengaduan Haji Langsung ke Menag Yaqut

Kanal pengaduan ini bertujuan untuk memudahkan jemaah Indonesia menyampaikan aduan terkait penyelenggaraan ibadah haji di Arab Saudi.

Kemenag Buka Kanal Pengaduan Haji Langsung ke Menag Yaqut
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas melepas keberangkatan jemaah haji kloter pertama dari Embarkasi Kertajati Minggu (28/5/2023). . tirto.id/Humas Kemenag

tirto.id - Kementerian Agama (Kemenag) meluncurkan kanal pengaduan bagi jemaah haji Indonesia yang langsung dimonitor oleh Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Quomas.

Pengaduan tersebut diberi nama "Jemaah Lapor Gusmen". Kanal ini bertujuan untuk memudahkan jemaah haji menyampaikan permasalahannya selama menjalani prosesi ibadah haji di Arab Saudi.

“Laporan yang masuk di sini akan dimonitor langsung oleh Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas,” kata Tenaga Ahli Menag, Mahmud Syaltout melalui keterangan tertulis, Senin (12/7/2023).

Kanal ini dapat diakses melalui aplikasi PUSAKA Superapps atau laman https://laporhajigusmen.kemenag.go.id/. Dalam kanal tersebut, jemaah akan mengisi biodata dan beberapa poin pertanyaan.

“Jemaah bisa lapor kalau ada masalah, bentuknya online. Nanti laporan itu bisa dibaca langsung di dashboard. Jadi ketahuan titik masalahnya di mana, untuk selanjutnya dicarikan solusi,” ucapnya.

Mahmud mengatakan Menag Yaqut telah menegaskan kepada para jemaah agar tidak sungkan melapor ke petugas haji jika menemukan masalah.

“Jadi jemaah tidak perlu khawatir laporannya tidak direspon. Nanti kalau sudah tertangani, kita WhatsApp karena di kanal pengaduan itu tercantum nomor telepon pelapor,” ujarnya.

Apabila laporan tidak tertangani, kata Mahmud, Kemenag akan memanggil pihak-pihak terkait dengan masalah tersebut. “Kalau belum tertangani kita panggil, seperti tahun lalu. Awalnya jemaah yang melaporkan ketakutan tapi akhirnya bisa diselesaikan,” tutur Mahmud.

Bahkan, Kemenag akan memberikan reward atau penghargaan sebesar 100 riyal kepada jemaah tersebut.

“Kalau jemaah yang melaporkan masalah ternyata tidak ada dalam laporan sektor, berarti kan genuine. Kita berikan penghargaan,” imbuhnya.

Mahmu menambahkan seluruh laporan yang masuk ke kanal pengaduan nantinya akan dipilah terlebih dahulu. “Kita lihat mana yang menjadi prioritas untuk segera ditangani,” pungkasnya.

Baca juga artikel terkait IBADAH HAJI 2023 atau tulisan lainnya dari Riyan Setiawan

tirto.id - Sosial budaya
Reporter: Riyan Setiawan
Penulis: Riyan Setiawan
Editor: Gilang Ramadhan