Menuju konten utama

KDM Serahkan Uang Sayembara ke Keluarga Korban Taufik Hidayat

Dedi Mulyadi serahkan uang sayembara Rp250 juta kepada keluarga korban penyekapan. Pemprov Jabar juga menanggung biaya pengobatan korban.

KDM Serahkan Uang Sayembara ke Keluarga Korban Taufik Hidayat
Perwakilan keluarga korban penyekapan & penganiayaan berat, YTR (29) saat menerima uang sayembara Taufik Hidayat dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi di Mapolda Jabar, Bandung, Jumat (26/6/2026). tirto.id/Muhamad Nizar.
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Uang sayembara sebesar Rp250 juta yang disiapkan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, untuk masyarakat yang berhasil memberikan informasi mengenai keberadaan tersangka penyekapan dan penganiayaan berat, Taufik Hidayat (30), akhirnya diserahkan kepada keluarga korban, YTR (29).

"Pak kapolda telepon saya, kan, tidak mungkin Polda Jabar menerima sayembara. Sehingga minta pada saya, sudah nanti kami serahkan ke keluarga korban untuk bekal masa depan," ucap Dedi dalam konperensi pers di Mapolda Jabar, Bandung, Jumat (26/6/2026).

"Saya ucapkan terimakasih, mohon maaf bagi masyarakat tidak berani melaporkan secara resmi, sehingga tidak kebagian Rp250 juta," lanjut mantan Bupati Purwakarta itu.

Dedi mengatakan, berdasarkan penjelasan Kapolda Jabar Irjen Pol Rusdi Setiawan, pengumuman sayembara turut membantu proses penangkapan Taufik Hidayat. Menurutnya, hadiah tersebut memberikan tekanan psikologis kepada tersangka hingga akhirnya memilih kembali ke Bandung.

"Sayembara ini memilki efek psikologis terhadap tersangka. Jadi ketika dia pergi kemanapun, merasa banyak orang mengawasi. Sehingga dia mengalami kebingungan, karena mengalami kebingungan, akhirnya dia kembali ke Bandung," sebutnya.

Selain itu, Dedi memastikan Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah menyiapkan anggaran untuk membiayai seluruh pengobatan korban hingga pulih. Berdasarkan perhitungan yang dimilikinya, kebutuhan biaya dalam dua pekan ke depan diperkirakan mencapai Rp1 miliar.

"Berdasarkan catatan keuangan yang saya miliki, maka dibutuhkan dalam dua minggu ini Rp1 milliar rupiah. Kami menyiapkan," ucapnya.

Ia juga meminta masyarakat tidak lagi menggalang donasi untuk biaya pengobatan korban karena seluruh kebutuhan medis telah dijamin pemerintah. Jika masih ingin berdonasi, Dedi menyarankan bantuan tersebut diarahkan untuk mendukung kehidupan keluarga dan masa depan korban.

Tak hanya biaya pengobatan, Dedi mengatakan pemerintah juga akan menjamin penghasilan keluarga korban agar mereka dapat fokus mendampingi YTR selama menjalani pemulihan.

"Sejak berkunjung, saya pastikan berhenti bekerja dan tetap rawat korban. Sehingga korban bisa dalam keadaan tenang," ungkapnya.

Baca juga artikel terkait DEDI MULYADI atau tulisan lainnya dari Muhammad Nizar

tirto.id - Flash News
Reporter: Muhammad Nizar
Penulis: Muhammad Nizar
Editor: Hendra Friana