Menuju konten utama

Kata-Kata Buruh Berjuang untuk Peringatan May Day 2026

Kata-kata perjuangan Hari Buruh 2026 mencerminkan aspirasi pekerja sekaligus menyoroti tuntutan buruh dalam aksi May Day di Indonesia.

Kata-Kata Buruh Berjuang untuk Peringatan May Day 2026
Hari Buruh Internasionala. ANTARA FOTO/Jessica Wuysang
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Menjelang peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day pada 1 Mei 2026, berbagai ungkapan solidaritas dari kalangan pekerja mulai bermunculan.

Ucapan tersebut hadir dalam bentuk kata-kata perjuangan yang kerap dibagikan di media sosial hingga dipakai dalam aksi lapangan.

Selain tanggal merah, Hari Buruh juga jadi momentum penting untuk mengingat kembali sejarah panjang perjuangan pekerja dalam menuntut hak-haknya.

Sejak awal, peringatan Hari Buruh identik dengan tuntutan atas upah layak, jam kerja manusiawi, serta perlindungan terhadap tenaga kerja.

Kata-Kata May Day atau Hari Buruh 2026

Berikut kumpulan kata-kata buruh berjuang untuk peringatan May Day 2026:

  • Kita bekerja untuk hidup, tapi sering hidup hanya untuk bekerja. Selamat Hari Buruh 2026.

  • Upah layak adalah hak, bukan kemurahan hati. Selamat Hari Buruh 2026.

  • Mereka yang bekerja keras berhak hidup tanpa cemas. Selamat May Day 2026.

  • Kerja tanpa keadilan hanya penindasan yang disamarkan. Selamat Hari Buruh 2026.

  • Kesejahteraan bukan hadiah, tapi hasil perjuangan. Selamat Hari Buruh 2026.

  • Ketidakadilan yang dibiarkan akan menjadi kebiasaan. Selamat May Day 2026.

  • Buruh bukan alat, tapi penggerak ekonomi. Selamat Hari Buruh 2026.

  • Hak tidak diberikan, tapi diperjuangkan. Selamat Hari Buruh 2026.

  • Eksploitasi dimulai saat manusia dipandang sebagai alat. Selamat May Day 2026.

  • Perubahan dimulai dari kesadaran akan hak. Selamat Hari Buruh 2026.

  • Upah adil menciptakan masa depan yang stabil. Selamat May Day 2026.

  • Tanpa perlindungan, kerja hanya melahirkan ketakutan. Selamat Hari Buruh 2026.

  • Buruh sejahtera, ekonomi kuat. Selamat May Day 2026.

  • Ketimpangan adalah hasil kebijakan, bukan takdir. Selamat Hari Buruh 2026.

  • Kerja keras tak boleh dibayar murah. Selamat May Day 2026.

  • Kerja manusiawi adalah hak, bukan pilihan. Selamat Hari Buruh 2026.

  • Setiap keringat berhak dihargai. Selamat May Day 2026.

  • Buruh berdaya, bangsa berjaya. Selamat Hari Buruh 2026.

  • Upah adil menjaga hidup tetap stabil. Selamat May Day 2026.

  • Buruh bukan beban, tapi penopang ekonomi. Selamat Hari Buruh 2026.

  • Yang paling lelah sering kali yang paling sedikit menikmati. Selamat May Day 2026.

  • Ada yang terus bekerja, tapi tak pernah benar-benar maju. Selamat May Day 2026.

  • Kerja bisa memberi harapan, tapi juga bisa mengikisnya. Selamat May Day 2026.

  • Yang paling dibutuhkan, justru paling mudah digantikan. Selamat Hari Buruh 2026.

  • Kesadaran adalah awal perubahan. Selamat May Day 2026.

Selain menjadi ruang ekspresi, peringatan May Day 2026 juga diwarnai aksi demonstrasi buruh di berbagai daerah. Sejumlah serikat pekerja, termasuk Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), berencana menggelar aksi serentak pada 1 Mei 2026 di berbagai wilayah.

Lokasi Demo dan Tuntutan Hari Buruh 2026

Di Jakarta, aksi demo Hari Buruh 2026 bakal terpusat di kawasan Gedung DPR/MPR RI di Senayan dengan titik konsentrasi massa di sekitar Monas dan Istana Negara.

Sementara itu, di Bandung buruh rencananya bakal berkumpul di kawasan Gedung Sate dan bergerak menuju Gedung DPRD Jawa Barat.

Adapun merujuk keterangan di Instagram Partai Buruh, berikut 7 tuntutan buruh dalam aksi May Day atau perayaan Hari Buruh 2026:

  1. Sahkan UU Ketenagakerjaan yang Baru;

  2. HOSTUM: Hapus Outsourcing Tolak Upah Murah;

  3. Antisipasi ancaman PHK akibat kondisi ekonomi global dan meningkatnya produk impor yang berpotensi melemahkan industri dalam negeri;

  4. Reformasi Pajak: Hapus Pajak THR, Bonus Tahunan, JHT, dan Pensiun;

  5. Sahkan RUU Perampasan Aset;

  6. Ratifikasi Konvensi ILO No. 190 terkait penghapusan kekerasan dan pelecehan di dunia kerja;

  7. Turunkan Potongan Tarif Ojol Menjadi 10 Persen.

Di Indonesia, isu ketenagakerjaan masih menjadi perhatian. Sejumlah persoalan seperti kepastian kerja, sistem pengupahan, hingga perlindungan terhadap pekerja masih menjadi sorotan.

Dalam konteks tersebut, kata-kata perjuangan jelang May Day 2026 mencerminkan realitas yang dihadapi buruh sekaligus menjadi sarana untuk menyuarakan aspirasi.

Baca juga artikel terkait MAY DAY atau tulisan lainnya dari Rofi Ali Majid

tirto.id - Edusains
Kontributor: Rofi Ali Majid
Penulis: Rofi Ali Majid
Editor: Yantina Debora