tirto.id - Lamine Yamal menjadi target pemain Real Madrid setelah pertandingan El Clasico berakhir pada Minggu (26/10/2025). Real Madrid berhasil menang dengan skor 2-1 sekaligus mengakhiri rentetan 4 kekalahan beruntun Los Blancos.
Kendati laga telah berakhir, perseteruan antara pemain Real Madrid vs Barcelona masih berlanjut. Salah satu yang paling disorot adalah Lamine Yamal, yang terlibat cekcok dengan Dani Carvajal, Thibaut Courtois dan Vinicius Junior di lorong menuju ruang ganti.
Para pemain Real Madrid rata-rata mencemooh Lamine Yamal karena komentarnya di Kanal YouTube Kings League. Dalam sebuah wawancara, Lamine Yamal menyebut Real Madrid sebagai tim yang tukang protes di Liga Spanyol.
Komentar Lamine Yamal kemudian memberi motivasi lebih kepada pemain Real Madrid. Mereka tampil habis-habisan sepanjang laga dan menang dengan skor 2-1. Usai laga para pemain Real Madrid kemudian mengeluarkan kata-kata kasar kepada Lamine Yamal.
Bagaimana Performa Lamine Yamal di El Clasico?
Performa Lamine Yamal di El Clasico Liga Spanyol 2025/2026 antara Real Madrid vs Barcelona cukup buruk. Sepanjang laga, Lamine Yamal tidak bisa melakukan pergerakan dengan leluasa.
Berdasarkan catatan dari Whoscored, Lamine Yamal hanya membuat 2 upaya tembakan sepanjang 90 menit dan tidak ada yang on target. Dribbling sukses yang dia lakukan hanya 4 kali, dan 2 kali kehilangan bola.
Bahkan, selama 90 menit di lapangan, Lamine Yamal membuat 80 sentuhan bola. Jumlah tersebut merupakan yang paling sedikit sepanjang Liga Spanyol 2025/2026.
Padahal, sebelum pertandingan Lamine Yamal sudah sesumbar di Kanal YouTube Kings League. Dia mengungkit Real Madrid yang tidak pernah menang saat menghadapi Barcelona sejak Hansi Flick jadi pelatih Blaugrana.
Tidak hanya itu, Lamine Yamal juga menyebut Real Madrid sebagai klub pencuri dan pemainnya tukang protes. Namun, para pemain Los Blancos seolah menjawabnya dengan permainan solid di atas lapangan.
Real Madrid akhirnya menang dengan skor 2-1 berkat gol Kylian Mbappe dan Jude Bellingham. Hasil itu sekaligus jadi kemenangan pertama Xabi Alonso di El Clasico serta kekalahan pertama Hansi Flick.
Carvajal, Vini Jr & co vs Lamine Yamal after El Clásico: “You speak too much. Speak now”. 🚨@defcentral 🎥 pic.twitter.com/BSgOX9hdws
— Fabrizio Romano (@FabrizioRomano) October 26, 2025
Dihujat Lawan dan Dikritik Kawan
Setelah pertandingan Real Madrid vs Barcelona selesai, Lamine Yamal menjadi target pemain Los Blancos. Begitu peluit tanda laga selesai dibunyikan, Dani Carvajal langsung menghampiri Lamine Yamal.
"Kamu banyak bicara [sebelum pertandingan]. Ayo, sekarang bicaralah," teriak Dani Carvajal dikutip dari akun X Fabrizio Romano.
Provokasi Dani Carvajal kemudian membuat pemain Barcelona lain membawa Lamine Yamal segera meninggalkan lapangan. Namun, pemain Real Madrid lain tak membiarkannya.
Kiper Real Madrid, Thibaut Courtois kemudian mengejar Lamine Yamal hingga ke lorong tetapi berhasil dicegah ofisial tim. Tak lama berselang, Vinicius Junior ikut mengejar Lamine Yamal.
Alih-alih segera meninggalkan lapangan, Lamine Yamal justru berbalik ke Vinicius. Dalam laporan Marca, Lamine Yamal disebut menantang Vinicius Junior.
"Haruskah kita bertarung sekarang?" tanya Lamine Yamal kepada Vinicius. "Ayo," sahut Vinicius, tetapi keduanya langsung dipisah oleh rekan-rekannya dan ofisial kedua tim.
Situasi yang terjadi pascalaga pun menarik reaksi pemain Barcelona lainnya. Frenkie de Jong, menganggap reaksi pemain Real Madrid kepada Lamine Yamal berlebihan. Sementara Raphinha, menyebut Yamal belum dewasa.
"Kesalahannya [Lamine Yamal] hanya karena dia masih muda dan kurang dewasa. Dia mengatakan apa yang ingin dikatakan [tanpa memikirkannya]," kata Raphinha dikutip dari laman Football365.
"Komentarnya [sebelum pertandingan] memberi pemain Real Madrid motivasi ekstra untuk tampil lebih bagus," tutur winger asal Brasil tersebut.
Raphinha sendiri tidak masuk skuad Barcelona melawan Real Madrid karena masih menjalani pemulihan cedera. Dia tidak ada di lapangan ketika keributan antara pemain Real Madrid dengan Lamine Yamal berlangsung.
Editor: Yantina Debora
Masuk tirto.id


































