Kampung Melayu Dilanda Banjir, Warga Keluhkan Tanggul Kali Ciliwung

Oleh: Fadiyah Alaidrus - 12 November 2018
Dibaca Normal 1 menit
Sebagian kawasan di Kelurahan Kampung Melayu, Jakarta Timur kembali dilanda banjir. Warga di kawasan terdampak banjir itu mengeluh karena tanggul hanya dibangun di salah satu sisi Kali Ciliwung.
tirto.id - Wilayah RW 04 dan RW 05, Kelurahan Kampung Melayu, Jakarta Timur, kembali dilanda banjir pada Senin (12/11/2018). Banjir terjadi akibat luapan Kali Ciliwung merendam kawasan itu sejak Senin dini hari, sekitar pukul 02.00 WIB. Ketinggian banjir sempat mencapai 50 cm hingga satu meter.

Banjir terpantau mulai surut pada Senin siang. Para warga di kawasan Kampung Melayu pun terlihat mulai membersihkan sisa sampah dan lumpur di area permukimannya setelah banjir surut.

Sejumlah warga yang ditemui Tirto mengaku sudah biasa menghadapi banjir yang datang setiap musim hujan tiba.

“Makanya kalau bukan banjir lima tahunan, ya enggak mengungsi,” kata Suaib, warga RT 11, RW 05, Kampung Melayu yang memiliki rumah tepat di bantaran kali Ciliwung, pada Senin siang.

Dengan kondisi sejumlah rumah di bantaran kali yang sering terkena banjir, sebagian bangunan tidak dibuat permanen. Sebab, kata Suaib, jika banjir besar terjadi, rumah-rumah tersebut akan mudah hanyut.

Dia mengatakan bangunan semi permanen membuat warga di permukimannya mudah membangun lagi rumah setelah banjir besar terjadi. Suaib mengatakan bahan bangunan semi permanen biasa dari kayu. Sebagian dari kayu-kayu itu kerap ditemukan warga di aliran Kali Ciliwung.

“Bahan dari kali, entar yang mengambil kali lagi,” kata Suaib berkelakar.

Aliran Kali Ciliwung yang melintasi kawasan Kampung Melayu memiliki dua sisi. Salah satu sisinya telah dibangunkan tanggul, sedangkan sisi lainnya belum. Tanggul yang baru terbangun di salah satu sisi sungai membuat volume air yang meluap teralihkan ke sisi lainnya.

Kawasan permukiman di RT 11, RW 05 Kelurahan Kampung Melayu berada pada sisi Kali Ciliwung yang belum memiliki tanggul. Kondisi ini membuat kawasan tersebut semakin mudah direndam banjir.

“Sejak ditembok [dibangun tanggul di salah satu sisi Kali Ciliwung], hujan sedikit, ya banjir. Banjirnya tambah sering karena airnya ke sini semua. Lebih parah,” kata Badriah, seorang warga RT 11, Kampung Melayu. “Seharusnya ditembokin kiri-kanan, tapi di sini belum. Jadi di sini yang kena imbasnya.”

Selain di Kampung Melayu, banjir juga melanda sebagian kawasan di Kelurahan Cawang, Kecamatan Kramat Jati. Kawasan Kelurahan Cipinang Melayu, Kecamatan Makasar juga sempat didatangi banjir. Selain itu, banjir pun terjadi di wilayah Kelurahan Pejaten Timur, Kecamatan Pasar Minggu.


Baca juga artikel terkait BANJIR JAKARTA atau tulisan menarik lainnya Fadiyah Alaidrus
(tirto.id - Sosial Budaya)

Reporter: Fadiyah Alaidrus
Penulis: Fadiyah Alaidrus
Editor: Addi M Idhom