Menuju konten utama

Jasa Marga Siapkan 22 Gardu GT Cikampek untuk One Way Nasional

22 gardu GT Cikampek arah Jakarta itu disiapkan untuk warga arah Jakarta sementara delapan gardu di GT Cikampek disiapkan untuk ke arah Trans Jawa.

Jasa Marga Siapkan 22 Gardu GT Cikampek untuk One Way Nasional
Pengendara melintasi jalan Tol Cipali Palimanan, Cirebon, Jawa Barat, Senin (23/3/2026). Arus balik di Tol Cipali dari arah Jateng menuju Jakarta terpantau ramai dan puncak arus balik diprediksi terjadi pada selasa (24/3/2026). ANTARA FOTO/Dedi Suwidiantoro/foc.

tirto.id - PT Jasa Marga, lewat PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT), menyiapkan total 22 gardu di GT Cikampek ke arah Jakarta untuk membantu pelaksanaan kebijakan One Way Nasional dari KM 414 GT Kalikangkung Jalan Tol Batang-Semarang, sampai KM 70 GT Cikampek Utama Jalan Tol Jakarta-Cikampek pada periode arus balik Idulfitri 1447H/2026.

“Dalam mendukung pemberlakuan rekayasa lalu lintas one way nasional arus balik, JTT mengoptimalkan pengoperasian gardu transaksi di Gerbang Tol Cikampek Utama dengan 22 gardu melayani arah Jakarta dan 8 gardu melayani arah Trans Jawa. Pengaturan ini dilakukan untuk memperlancar distribusi kendaraan yang menuju Jakarta pada periode arus balik Lebaran,” kata Vice President Corporate Secretary dan Legal PT Jasamarga Transjawa Tol, Ria Marlinda Paallo, dalam keterangan tertulis, Selasa (24/3/2026).

Untuk mendukung kelancaran rekayasa lalu lintas tersebut, JTT melakukan optimalisasi operasional gerbang tol dengan pengaturan gardu yang disesuaikan dengan arah dominasi arus kendaraan.

Ria mengatakan bahwa penyesuaian operasional gardu di GT Cikampek Utama dilakukan guna mengantisipasi lonjakan volume kendaraan dari wilayah Timur Trans Jawa menuju Jakarta.

Selain optimalisasi gardu tol, JTT juga menyiapkan pengoperasian GT Cikampek Utama 8 (Cikatama 8) untuk menerima arus kendaraan dari wilayah Timur Trans Jawa menuju Jakarta yang dapat digunakan apabila terjadi peningkatan volume lalu lintas. Pengoperasian gerbang tol ini berlaku secara situasional dengan mempertimbangkan kondisi lalu lintas di lapangan serta hasil koordinasi dengan Kepolisian.

JTT juga menyiapkan 19 unit Mobile Reader (MR) di Gerbang Tol Cikampek Utama guna mempercepat proses transaksi apabila terjadi peningkatan volume kendaraan. Selain itu, JTT menyiagakan petugas operasional di lapangan untuk melakukan pengaturan lalu lintas, membantu pengguna jalan, serta memastikan proses transaksi di gerbang tol berjalan optimal.

Kata Ria, pemantauan kondisi lalu lintas dilakukan secara real time melalui CCTV yang terintegrasi dengan pusat pengendalian lalu lintas guna memastikan pelayanan tetap berjalan dengan baik selama periode arus balik.

JTT mengimbau kepada seluruh pengguna jalan tol Trans Jawa yang akan melakukan perjalanan arus balik menuju Jakarta untuk merencanakan perjalanan dengan baik, memastikan kondisi kendaraan dan fisik pengemudi dalam keadaan prima, serta memastikan kecukupan saldo uang elektronik sebelum memasuki jalan tol.

Pengguna jalan juga diharapkan untuk mematuhi rambu lalu lintas serta mengikuti arahan petugas di lapangan demi menjaga keselamatan dan kelancaran perjalanan.

Informasi lalu lintas terkini di jalan tol Jasa Marga Group dapat diakses melalui aplikasi Travoy dan layanan One Call Center Jasa Marga 133 yang beroperasi selama 24 jam.

Baca juga artikel terkait INFO MUDIK atau tulisan lainnya dari Auliya Umayna Andani

tirto.id - Sosial Budaya
Reporter: Auliya Umayna Andani
Penulis: Auliya Umayna Andani
Editor: Andrian Pratama Taher