Menuju konten utama

Jadwal Demo Buruh di Jakarta 1 Mei 2026, Titik Aksi, & Agenda

Simak informasi soal demo buruh di Jakarta yang berlangsung 1 Mei 2026. Prabowo dijadwalkan hadir pada aksi May Day tersebut.

Jadwal Demo Buruh di Jakarta 1 Mei 2026, Titik Aksi, & Agenda
Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Said Iqbal (kedua kiri) menyampaikan orasi saat aksi unjuk rasa menolak Upah Minimum Provinsi (UMP) DKI Jakarta di Jalan Merdeka Selatan, Jakarta, Senin (29/12/2025).ANTARA FOTO/Sulthony Hasanuddin/bar
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Demo Hari Buruh atau May Day 1 Mei 2026 yang awalnya akan digelar di depan DPR RI, dipindahkan ke kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat. Berikut informasi detail serta rekayasa lalu lintas yang disiapkan aparat.

Sebelumnya, Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) dan Partai Buruh lewat akun media sosial mereka mengatakan jika peringatan Hari Buruh tahun ini akan digelar dengan melakukan aksi demo serentak di depan gedung DPR.

Bagi buruh di Jakarta dan sekitarnya, aksi turun ke jalan akan berpusat di depan gedung DPR/MPR RI di Senayan, Jakarta. Dan untuk para buruh yang berada di luar Jakarta dan sekitarnya, akan menggelar aksi serupa di depan gedung DPRD setempat.

Namun, rencana tersebut berubah. Presiden Partai Buruh, Said Iqbal mengatakan jika demo buruh pada 1 Mei di depan gedung DPR batal digelar dan diganti dengan peringatan simbolis di kawasan Monas bersama dengan Presiden Prabowo Subianto.

Jadwal Demo Buruh di Jakarta 1 Mei 2026, Titik Aksi, & Rekayasa Lalu Lintas

Berdasarkan poster yang diunggah akun X @kafiradikalis, peringatan Hari Buruh akan digelar pada 1 Mei 2026, berikut informasi lengkapnya:

  • Hari/tanggal: Jumat, 1 Mei 2026
  • Titik Aksi: Kawasan Monumen Nasional (Monas), Gambir, Jakarta Pusat
  • Pukul: 06.00 WIB sampai selesai
  • Hiburan: Ndarboy Genk, Arlida Putri, Kotak Band
  • Tema: Bersatu, Berjuang, Sejahtera!
Dari poster tersebut juga dikatakan jika Presiden Prabowo Subianto akan hadir dalam peringatan Hari Buruh tersebut. Selain itu, di lokasi akan diikuti oleh ribuan stand UMKM yang akan menyajikan produk lokal Indonesia.

Aksi ini diperkirakan akan melibatkan jumlah massa yang sangat besar, dengan estimasi mencapai ratusan ribu buruh dari berbagai wilayah di Jawa Barat dan Jabodetabek.

Sekitar 50.000 peserta diperkirakan berasal dari kawasan industri seperti Karawang, Purwakarta, Subang, Bandung Raya, hingga sebagian Cirebon Raya, selain dari wilayah Jakarta dan sekitarnya.

Polisi emperkirakan akan terjadi lonjakan volume kendaraan yang signifikan di sejumlah ruas jalan utama di sekitar lokasi.

Jalan-jalan protokol seperti Jalan Medan Merdeka Barat, Selatan, Timur, dan Utara diprediksi mengalami kepadatan akibat mobilisasi massa buruh dalam jumlah besar yang datang untuk mengikuti peringatan Hari Buruh.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, Polda Metro Jaya menyiapkan skema pengaturan lalu lintas yang bersifat situasional, artinya rekayasa lalu lintas seperti pengalihan arus, penutupan jalan, atau perubahan rute akan diberlakukan secara fleksibel menyesuaikan kondisi di lapangan.

Sehubungan dengan potensi kepadatan ini, masyarakat yang memiliki aktivitas di sekitar kawasan Monas pada pukul 06.00 hingga 18.00 WIB diimbau untuk menyesuaikan waktu perjalanan mereka, baik dengan berangkat lebih awal, mencari jalur alternatif, maupun mempertimbangkan penggunaan transportasi umum.

Selain itu, masyarakat juga diminta untuk mematuhi arahan petugas di lapangan demi kelancaran dan keselamatan bersama.

Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya mengerahkan 1.793 personel untuk mengawal peringatan Hari Buruh 2026 itu.

“Kami sudah atur flow mengarah ke Monas, termasuk kantong-kantong parkir bus yang akan digunakan,” jelas Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Komarudin dikutip Antara (30/4/2026).

Kenapa Demo Hari Buruh Batal Digelar di DPR?

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) sekaligus Presiden Partai Buruh, Said Iqbal kepada CNBC (30/4/2026) menjelaskan bahwa salah satu alasan utama perubahan lokasi tersebut adalah karena adanya respons positif dari Presiden terpilih Prabowo Subianto yang bersedia bertemu dan berdiskusi langsung dengan perwakilan buruh pada momentum May Day.

Dengan adanya kesempatan dialog langsung ini, pihak buruh menilai bahwa penyampaian aspirasi akan lebih efektif jika dilakukan di lokasi yang memungkinkan interaksi langsung dengan presiden.

Selain faktor pertemuan tersebut, pemindahan lokasi aksi juga didorong oleh keinginan agar isu-isu krusial ketenagakerjaan dapat dibahas dan dijawab secara langsung di hadapan kepala negara.

KSPI menyebut terdapat sekitar 11 tuntutan utama yang dibawa dalam aksi tersebut, dan beberapa di antaranya dianggap sangat mendesak sehingga membutuhkan komitmen langsung dari presiden.

Dengan berkumpul di Monas, buruh berharap momentum May Day tidak hanya menjadi aksi demonstrasi, tetapi juga forum penyampaian aspirasi yang berpotensi menghasilkan tindak lanjut kebijakan yang konkret, terutama terkait perbaikan kondisi kerja dan kesejahteraan pekerja.

Baca juga artikel terkait DEMO BURUH atau tulisan lainnya dari Prihatini Wahyuningtyas

tirto.id - Flash News
Kontributor: Prihatini Wahyuningtyas
Penulis: Prihatini Wahyuningtyas
Editor: Dipna Videlia Putsanra