Menuju konten utama

Penyebab Gempa Hari Ini 27 Januari & Dirasakan di Mana Saja?

Penyebab gempa bumi hari ini yang berpusat di Pacitan Jawa Timur dengan kekuatan M5,7 (semula M5,5) dan dirasakan di sejumlah kota.

Penyebab Gempa Hari Ini 27 Januari & Dirasakan di Mana Saja?
Ilustrasi Gempa Bumi. FOTO/iStock

tirto.id - Terjadi gempa di Pacitan, Jawa Timur pada Selasa (27/1/2026) yang berdampak di sejumlah kota besar di Indonesia.

Menurut informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa berpusat di Pacitan dan terjadi pukul 08.20 WIB.

Dampak gempa dirasakan oleh sejumlah kota seperti Malang, Yogyakarta, bahkan hingga ke Bali. Awalnya BMKG menginformasikan kekuatan gempa M5,5 kemudian direvisi menjadi M5,7.

Gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi menengah akibat adanya aktivitas deformasi batuan dalam lempeng.

Hasil analisis mekanisme sumber, ucap dia, menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault).

Gempa Terasa di Mana Saja?

BMKG mengungkapkan gempa bumi dengan magnitudo 5,7 di Pacitan, Jawa Timur, terasa hingga ke beberapa wilayah di Bali yakni Denpasar, Kuta, dan Karangasem.

"Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami," kata Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Daryono melalui keterangannya diterima di Denpasar, Bali, Selasa (27/1/2026).

Berdasarkan data BMKG, gempa bumi tektonik itu terasa di kota-kota berikut ini:

  • Skala intensitas MMI II-III: Denpasar, Kuta, dan Karangasem. Getaran dirasakan nyata dalam rumah dan terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu.
  • Dengan skala intensitas yang sama, MMI II-III: Madiun, Jember, dan Mojokerto.
  • Skala intensitas III-IV MMI: Pacitan, Karangkates, Tulungagung. Getaran dirasakan oleh orang banyak dalam rumah.
  • Kemudian di daerah Malang, Nganjuk, Ponorogo, dan Blitar, dengan skala intensitas III MMI yakni getaran dirasakan nyata dalam rumah dan terasa getaran seakan-akan ada truk melintas.
  • Gempa Pacitan juga dirasakan di Yogyakarta, Bantul, Sleman, Kulon Progo, Purworejo, Semarang, Pasuruan, dan Mataram, dengan skala intensitas II yakni getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang.
Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut.

Sementara itu salah satu warga Denpasar, Agung Ayu merasakan gempa bumi tersebut beberapa detik karena dirinya saat itu sedang berada di lantai empat salah satu gedung rumah sakit. Meski merasakan gempa bumi, namun dirinya tidak menjadi panik.

"Lumayan kaget, benar tidak itu gempa. Ternyata setelah cek BMKG ternyata ada gempa, tapi bukan pusat di Bali," katanya, dikutip Antaranews.

Sebelumnya, gempa bumi terjadi pada pukul 08.20 WIB pada Selasa memiliki magnitudo yang diperbarui mencapai 5,7 dari semula 5,5 dan berlokasi di darat 24 kilometer arah Tenggara Pacitan, Jawa Timur, pada kedalaman 122 kilometer.

Episentrum gempa bumi terletak pada koordinat 8,18 derajat Lintang Selatan (LS) dan 111,33 derajat Bujur Timur (BT).

Baca juga artikel terkait GEMPA atau tulisan lainnya dari Dipna Videlia Putsanra

tirto.id - Flash News
Penulis: Dipna Videlia Putsanra
Editor: Fahreza Rizky