tirto.id - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat ke level 5.932,029 pada pembukaan perdagangan Senin (29/6/2026). Namun, Mengutip RTI Business pukul 09.19 WIB, indeks melemah 20,2 poin atau sebesar 0,34 persen sesaat setelah dibuka.
Pergerakan IHSG sepanjang hari ini diwarnai oleh 216 saham menguat, 309 melemah, dan 190 saham stagnan atau belum mengalami perubahan.
Gerak IHSG pada awal perdagangan sesi pertama terpantau berada pada rentang 5.872,991 hingga 5.942.772 sementara kapitalisasi pasar tercatat mencapai Rp10.285 triliun.
Adapun volume transaksi mencapai 2,5 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp1,4 triliun dan frekuensi perdagangan sebanyak 213.587 kali.
Sebelumnya, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat (26/6/2026), ditutup turun mengikuti pelemahan bursa saham kawasan Asia.
IHSG ditutup melemah 102,91 poin atau 1,72 persen ke posisi 5.896,13. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 4,03 poin atau 0,69 persen ke posisi 583,72.
"IHSG ditutup melemah terimbas koreksi indeks bursa global," ujar Kepala Riset Phintraco Sekuritas Ratna Lim dikutip dari Antara.
Ratna menjelaskan, sentimen negatif antara lain berasal dari melemahnya bursa kawasan Asia dan Eropa, akibat tekanan jual saham sektor teknologi di tengah meningkatnya kekhawatiran terhadap kenaikan biaya infrastruktur kecerdasan buatan (AI).
"Tekanan pada saham sektor teknologi ini memicu koreksi pada harga komoditas logam, yang mendorong koreksi saham terkait," ujar Ratna.
Untuk pekan depan, Ratna mengatakan investor akan menantikan sejumlah data ekonomi dari domestik, diantaranya indeks manufaktur PMI, neraca perdagangan, dan inflasi.
"Sehingga, diperkirakan IHSG berpeluang menguji level 5.700-5800 pada pekan depan," ujar Ratna.
Penulis: Nanda Aria
Editor: Bayu Septianto
Masuk tirto.id




































