tirto.id - Informasi mengenai lowongan pekerjaan hampir selalu menarik perhatian di media sosial. Sayangnya, tidak semua informasi lowongan kerja bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya.
Tim Riset Tirto beberapa kali telah melakukan pemeriksaan fakta terhadap sejumlah klaim informasi lowongan pekerjaan palsu. Lowongan tersebut biasanya mencatut nama sejumlah lembaga, mulai dari instansi pemerintah, perusahaan negara, hingga perusahaan swasta terkemuka.
Baru-baru ini misalnya, di Facebook, beredar unggahan yang berisi informasi rekrutmen pegawai baru dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) tahun 2025. Unggahan tersebut menawarkan lowongan pekerjaan dengan kualifikasi pendidikan minimal SMA, Diploma 1 dan Diploma 3 semua jurusan.
Narasi tersebut diunggah oleh sejumlah akun di Facebook, di antaranya “Daftar sekarang”(arsip), “lowongan Kerja Indonesia 2025”, “Info Lowongan Kerja”, dan “info Lowongan Pekerjaan”, dalam periode Senin (12/5/2025) hingga Jumat (23/5/2025).
Sejumlah akun tersebut menyediakan tautan pendaftaran bagi yang tertarik dengan lowongan tersebut.
“Ingat pendaftaran Gratis, Tanpa Di Pungut Biaya. Segera simak sekarang juga! (mohon dibaca dengan baik!) Bagi yang berminat daftar dan bagikan teman-teman yang lain,” tulis keterangan salah satu unggahan tersebut.

Sepanjang Senin (12/5/2025) hingga Selasa (27/5/2025), atau selama 15 hari tersebar di Facebook, salah satu unggahan itu telah memperoleh 2,4 ribu tanda suka, 185 komentar, dan telah dibagikan sebanyak 94 kali.
Lantas, bagaimana kebenaran informasi tersebut?
Penelusuran Fakta
Tirto mencoba mengakses tautan yang disertakan dalam unggahan-unggahan tersebut. Keseluruhan tautan mengarah ke halaman situs dengan tampilan serupa, yakni hanya memuat formulir sederhana yang meminta nama asli sesuai kartu tanda penduduk (KTP) dan nomor telepon yang terhubung dengan aplikasi Telegram.
Tidak ditemukan logo, identitas resmi, atau elemen visual lain, yang mengindikasikan bahwa situs tersebut memiliki afiliasi dengan BNPB atau instansi lain yang berkaitan dengan rekrutmen pegawai instansi pemerintah seperti Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Melalui penelusuran menggunakan layanan URLScan, diketahui bahwa alamat IP utama situs tersebut adalah 116.193.191.147, yang berlokasi di Indonesia. Domain utama yang digunakan adalah daftarsekarangv54.denzy.blog. Tidak ada keterkaitan antara situs ini dengan laman resmi milik BNPB berikut.
Tirto juga menelusuri situs resmi BNPB untuk memverifikasi informasi tersebut. Hasilnya, tidak ditemukan pengumuman terkait adanya informasi rekrutmen pegawai baru di instansi tersebut yang sesuai dengan klaim unggahan.
Penelusuran lebih lanjut menunjukkan bahwa ketiga akun Facebook yang mengunggah klaim tersebut bukan merupakan akun resmi milik BNPB. Akun Facebook resmi milik BNPB adalah “Badan Nasional Penanggulangan Bencana” yang telah terverifikasi dengan tanda centang biru. Senada, tidak ditemukan informasi resmi dari akun Facebook resmi BNPB, terkait klaim unggahan lowongan pekerjaan seperti yang tertera dalam klaim.
Kami justru menemukan bantahan resmi dari BNPB terkait klaim unggahan lowongan pekerjaan yang bersliweran di media sosial dalam beberapa waktu terakhir. Instansi tersebut menyatakan sejumlah lowongan tersebut adalah hoaks. Sebagai informasi, rekrutmen pegawai BNPB hanya diselenggarakan melalui seleksi bersama resmi oleh pemerintah BKN.
“HOAKS. #SahabatTangguh, penerimaan pegawai Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) hanya diselenggarakan melalui seleksi bersama resmi oleh pemerintah melalui Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Tetap waspada terhadap informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan dan ikuti informasi penerimaan CPNS maupun PPPK hanya melalui akun resmi dari pemerintah. Selalu hati-hati dan waspada yaa #SahabatTangguh!” tulis BNPB dalam keterangan resmi yang diunggah pada Jumat (11/4/2025)
Kesimpulan
Hasil pemeriksaan fakta menunjukkan informasi mengenai lowongan pekerjaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) periode tahun 2025 yang tersebar di media sosial tersebut bersifat salah dan menyesatkan (false and misleading).
Akun pengunggah klaim tersebut bukan akun resmi milik BNPB. Tautan pendaftaran yang disertakan dalam klaim tersebut juga tidak mengarahkan ke situs resmi milik BNPB. Lebih lanjut, BNPB sendiri telah menyatakan bahwa informasi lowongan pekerjaan yang tersebar di media sosial itu sebagai hoaks.
==
Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.
Masuk tirto.id




























