Menuju konten utama

Hasil Piala Dunia 2026 Tadi Malam: Spanyol Lolos Berkat Merino!

Hasil Piala Dunia 2026 tadi malam Spanyol vs Belgia ditutup dengan skor 2-1. La Roja lolos ke semifinal vs Prancis berkat super sub Mikel Merino.

Hasil Piala Dunia 2026 Tadi Malam: Spanyol Lolos Berkat Merino!
Penjaga gawang Timnas Spanyol Unai Simon (kanan) berangkulan dengan rekannya, Pau Cubarsi (kiri) usai mengalahkan Timnas Uruguay dalam pertandingan Grup H Piala Dunia 2026 di di Stadion Akron, Guadalajara, Meksiko, Jumat (26/6/2026) waktu setempat. Spanyol menang 1-0 dalam pertandingan itu sekaligus memastikan diri sebagai juara grup dan lolos ke babak 32 besar. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/hma
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Hasil akhir Spanyol vs Belgia di perempat final Piala Dunia 2026 tadi malam pada Sabtu (11/7/2026) di Stadion Los Angeles, Inglewood, Amerika Serikat ditutup dengan skor 2-1. Setelah imbang di babak pertama, La Roja memastikan kemenangan mereka di babak 8 besar lewat sang super sub Mikel Merino ('88).

Mikel Merino, gelandang Arsenal berusia 30 tahun, kembali jadi pahlawan Spanyol dalam 2 laga beruntun. Setelah mencetak gol tunggal pada injury time saat melawan Portugal, kali ini di laga kontra Belgia, Merino yang datang dari bangku cadangan, menyelamatkan La Roja untuk tiket lolos ke semifinal.

Kemenangan Spanyol 2-1 atas Belgia membuat mereka jumpa Prancis di semifinal Piala Dunia 2026 yang bagaikan laga ulang final EURO 2024. Di sisi lain, bagi generasi emas Belgia seperti Kevin De Bruyne (35 tahun) dan Romelu Lukaku (33 tahun), mimpi mereka untuk juara Piala Dunia kembali kandas.

Hasil Piala Dunia Spanyol vs Belgia Skor Akhir Berapa?

Dalam laga Spanyol vs Belgia, La Furia Roja mengejutkan dengan formasi 4-2-3-1 tanpa Pedri dalam starting XI. Sebaliknya, ada Fabian Ruiz di posisi yang ditinggalkan sang gelandang Barcelona. Selebihnya, La Roja setia dengan pemain inti mereka, termasuk Lamine Yamal di sisi kanan dan kombo Pau Cubarsi-Aymeric Laporte di jantung pertahanan.

Sementara itu, Belgia yang baru saja membantai Amerika Serikat 1-4 di babak 16 besar, juga memakai formasi serupa, 4-2-3-1 yang bisa diubah jadi 4-3-3. Charles De Ketelaere yang mencetak brace di laga termutakhir lawan USMNT dipilih sebagai ujung tombak.

Meskipun Spanyol dominan, kesempatan mereka untuk mengancam Belgia cukup terbatas. Ini tidak terlepas dari pertahanan The Red Devils yang langsung menutup ketika ada tembakan dari kubu La Roja. Percobaan Rodri ('11) dan Alex Baena ('13) masih mengenai bek lawan. Lamine Yamal ('22) juga coba mengirim tembakan dari luar kotak penalti, tapi melebar.

Setelah kebekuan yang panjang, Spanyol akhirnya memimpin juga pada menit 30. Kemelut yang tercipta di depan gawang Belgia kawalan Thibaut Courtois, diakhiri dengan rebound Fabian Ruiz. Dari jarak dekat, sang gelandang mudah saja menjebol gawang The Red Devils.

Namun, Belgia tidak mau menyerah begitu saja. Menit 41, The Red Devils menyamakan kedudukan. Bermula dari umpan silang cantik Timothy Castagne, ada Charles De Ketelaere yang unggul duel dengan Pau Cubarsi. Sang penyerang nomor 17 menanduk bola masuk gawang Unai Simon dari jarak dekat. Skor 1-1 ini bertahan hingga turun minum.

Paruh kedua, Spanyol coba peruntungan lain dengan masuknya Ferran Torres dan Pedri sejak menit 55. Ini artinya, La Roja bermain lebih terbuka. Belgia pun mengubah taktik. Romelu Lukaku dan Axel Witsel disuntikkan. Demikian pula Joaquin Seys.

Namun, Belgia terpaksa melakukan pergantian yang tidak diinginkan pada menit 71. Thibaut Courtois mengalami cedera. Pelatih Rudi Garcia memasukkan Sene Lammens untuk mengisi posisi sang kiper Real Madrid.

Dalam kebekuan yang terus berjalan, kejadian seperti duel Spanyol kontra Portugal kembali terulang. Mikel Merino disuntikkan de la Fuente menggantikan Dani Olmo pada menit 86. Hanya dua menit berselang, sang pahlawan di 16 besar berada di posisi yang tepat ketika Lammens tak bisa menangkap bola dengan sempurna. Mudah saja bagi Merino mendesakkan bola masuk dan mengubah skor jadi 2-1.

Dengan tambahan waktu 7 menit, Belgia tak bisa memberikan perlawanan lain. Tak ada gol penyelamat untuk The Red Devils, dan mimpi generasi emas mereka yang semakin berusia senja, kandas. Spanyol lolos ke semifinal menghadapi Prancis, Belgia gugur lebih awal.

Pencetak Gol: Fabian Ruiz '30, Mikel Merino '88/ Charles De Ketelaere '41

Spanyol (4-2-3-1): Unai Simón; Pedro Porro, Pau Cubarsí, Aymeric Laporte, Marc Cucurella; Rodri, Fabián Ruiz (Pedri '55); Lamine Yamal, Dani Olmo (Mikel Merino '86), Álex Baena (Ferran Torres '55); Mikel Oyarzabal (Nico Williams '79)

Belgia (4-2-3-1): Thibaut Courtois (Sene Lammens '71); Timothy Castagne, Nathan Ngoy, Brando Mechele, Maxim De Cuyper (Joaquin Seys '61); Hans Vanaken (Axel Witsel '60), Nicolas Raskin; Leandro Trossard (Romelu Lukaku '60), Kevin De Bruyne (Alexis Saelemaekers '86), Jérémy Doku; Charles De Ketelaere.

Seluruh pertandingan FIFA World Cup 2026 dapat disaksikan di kanal TVRI Nasional dan TVRI Sport.

Ikuti kabar terbaru seputar Piala Dunia 2026 dari Tirto.id dengan cara klik tautan ini.

Baca juga artikel terkait PIALA DUNIA 2026 atau tulisan lainnya dari Fitra Firdaus

tirto.id - Olahraga
Penulis: Fitra Firdaus
Editor: Iswara N Raditya