Menuju konten utama

Harga Naik, Bulog Distribusikan 15 Ton Beras ke Seluruh Indonesia

15 ton beras premium didistribusikan ke seluruh Indonesia karena adanya kenaikan harga beras.

Harga Naik, Bulog Distribusikan 15 Ton Beras ke Seluruh Indonesia
Ilustrasi beras Bulog. ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi

tirto.id - Perusahaan Umum (Perum) Badan Urusan Logistik (BULOG) mendistribusikan 15 ribu ton beras medium ke seluruh wilayah Indonesia karena adanya peningkatan harga beras premium. Pendistribusian beras itu melalui kegiatan Ketersediaan Pasokan dan Stabilisasi Harga (KPSH) Beras Medium.

Direktur Utama (Dirut) Bulog, Budi Waseso (Buwas) mengatakan pendistribusian beras dalam kegiatan KPSH sesuai dengan keputusan Rakortas pada 27 Agustus 2018 dan Surat Kemendag pada 31 Agustus 2018. Kegiatan KPSH, dikatakannya dilaksanakan sampai dengan batas waktu yang tidak ditentukan.

"Dilakukan kegiatan KPSH serentak di seluruh Indonesia karena perintah presiden. Ada peningkatan harga beras medium di kalangan masyarakat, yang bisa sumbang inflasi. Harga beras mengalami kenaikan 0,11 persen dari minggu ke-3 ke minggu ke-4 bulan Agustus 2018," ujar di Divre Bulog Jakarta pada Selasa (4/9/2018).

Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional, pada Senin (3/9/2018) harga beras kualitas medium I Rp11.800 per kg dan harga beras kualitas medium II Rp11.650 per kg.

Bulog sejak Januari 2018 sampai saat ini telah menggelontorkan CBP sebanyak 338.502 ton. Saat ini, jumlah stok beras Bulog secara keseluruhan sebanyak 2,6 juta ton.

"Beras banyak. Hari ini stok 2,6 juta ton. Di DKI sudah penuh gudangnya, sampai pakai gudang yang lain. Kami sudah banyak sewa gudang untuk menyimpan beras dari beras serapan petani dan termasuk eks impor yang lama," ucapnya.

Dalam penyaluran beras, Bulog melibatkan banyak pihak dengan menggunakan jaringan distribusi antara lain Rumah Pangan Kita (RPK), Toko Pangan Kita, Mitra BULOG, BUMN Pangan, dan Kanvasing oleh Satgas Bulog.

Beras yang didistribusikan merupakan beras Cadangan Beras Pemerintah (CBP), sebanyak 10.000- 15.000 ton per hari rata-rata pendistribusiannya. Beras premium itu disalurkan ke 205 pasar tradisional di 82 kota.

"Bulog jual beras medium ke masyarakat enggak jual lebihi HET (Harga Eceran Tertinggi), masyarakat sudah dapat beras mutu bagus," ujar Buwas.

Ketentuan harga jual dari gudang Bulog Rp8.100 per Kg untuk wilayah 1 (Jawa, Lampung, Sumsel, Ball, NTB, Sulawesi), harga Rp8.600 Kg untuk wilayah 2 (Sumatera kecuali Lampung dan Sumsel, NTT dan Kalimantan). Seharga Rp8.900 per Kg untuk wilayah 3 (Maluku, Papua) yang dilaksanakan sampai dengan batas waktu yang tidak ditentukan.

Baca juga artikel terkait BULOG atau tulisan lainnya dari Shintaloka Pradita Sicca

tirto.id - Ekonomi
Reporter: Shintaloka Pradita Sicca
Penulis: Shintaloka Pradita Sicca
Editor: Yantina Debora