tirto.id - Koordinator Bidang Satuan Tugas Armuzna dan Perlindungan Jemaah Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi, Laksma Harun Arrasyid, memastikan semua jemaah yang mengambil nafar awal sudah berada di hotel di sejumlah sektor yang ada di Makkah. Jemaah terakhir telah meninggalkan Mina pada pukul 16.30 Waktu Arab Saudi.
“Semua jemaah kami pastikan sudah berada di hotel masing-masing di Kota Makkah,” kata Harun usai penutupan operasi Nafar Awal di Mina, Jumat sore (29/5/2026).
Total jumlah jemaah yang ikut nafar awal sebanyak 137.565 orang atau sekitar 68 persen. Angka ini naik dari berita pertama yang disebut berjumlah sekitar 132.586.
Jemaah yang mengikuti nafar awal harus meninggalkan Mina sebelum matahari terbenam pada 12 Dzulhijah 1447 H atau Jumat (29/5/2026). Berdasarkan data PPIH, kloter pertama yang diberangkatkan ke Makkah dari Mina adalah kloter JKB 11 Markaz 74 pada pukul 07.05, sedangkan terakhir dari kloter UPG 22 Markaz 50 pada pukul 16.30.
PPIH Arab Saudi juga mencatat, selain jemaah yang mabit di Mina, terdapat 20 ribuan jemaah yang ikut program tanazul. Jemaah ini tidak mabit di Mina, tapi kembali ke hotel.
Berdasarkan pantauan di lapangan, mayoritas jemaah tanazul juga mengambil nafar awal. Jemaah yang tanazul mandiri (tanazul di luar program Kemenhaj) rata-rata juga mengambil nafar awal.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Kemenhaj telah membuat jadwal detail terkait lempar jumrah jemaah selama di Mina. Misalnya, pada 11 Dzulhijjah, jadwal lempar jumrah jemaah haji Indonesia dibagi menjadi dua, yaitu: Sesi pertama berlangsung pukul 17.00 hingga 24.00 Waktu Arab Saudi (WAS), sedangkan sesi kedua dilaksanakan pada 12 Zulhijah pukul 00.00 hingga 04.00 WAS.
Sementara itu, untuk lempar jumrah hari tasyrik kedua atau pada 12 Dzulhijjah, sesi pertama pada pukul 05.00 hingga 10.30 WAS, sedangkan sesi dua mulai pukul 18.00 hingga 24.00 WAS.
Bagi jemaah haji Indonesia yang mengambil nafar tsani, lempar jumrah pada 13 Dzulhijjah dijadwalkan pada pukul 05.00 hingga 12.00 WAS.
Penulis: Abdul Aziz
Editor: Andrian Pratama Taher
Masuk tirto.id



























