Menuju konten utama

Gus Ipul Minta PT Pos Koordinasikan Penyaluran BLTS Agar Tertib

Gus Ipul meminta PT Pos Indonesia mengatur proses penyaluran BLTS agar tak menimbulkan antrean panjang warga penerima bantuan.

Gus Ipul Minta PT Pos Koordinasikan Penyaluran BLTS Agar Tertib
Gus Ipul ketika meninjau proses penyaluran BLTS di PT. Pos Indonesia, Jumat (28/11). foto/Dok. kEmensos
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Menteri Sosial, Saifullah Yusuf (Gus Ipul), meminta PT Pos Indonesia segera mengambil langkah untuk mencegah penumpukan antrean dan potensi terjadinya kegaduhan dalam penyaluran Bantuan Langsung Tunai Sementara (BLTS).

Dia menyampaikan permintaan tersebut untuk merespons laporan terkait adanya antrean panjang di sejumlah kantor pos saat warga mencairkan BLTS.

“Saya minta PT Pos segera mengambil langkah agar tidak terjadi penumpukan dan kegaduhan dalam penyaluran Bansos,” kata Gus Ipul pada Jumat (28/11/2025).

Gus Ipul menekankan pentingnya pengaturan jadwal kehadiran warga penerima bantuan di kantor pos secara proporsional. Dia pun menyarankan PT Pos Indonesia bersinergi dengan aparat, pemerintah daerah, dan pendamping sosial di masing-masing wilayah.

“Jangan sampai ada keributan. Kita pastikan semua berjalan tertib, aman, dan manusiawi,” kata Gus Ipul menegaskan.

Mensos juga meminta PT Pos untuk menyediakan jalur pelayanan khusus bagi warga lanjut usia (lansia) dan penyandang disabilitas. Dengan begitu, para lansia dan difabel tidak perlu menunggu antrean yang panjang atau ikut berdesakan dengan penerima bantuan lainnya.

“Lansia dan disabilitas harus mendapat layanan khusus. Mereka tidak boleh ikut antre panjang. Ini prinsip dasar pelayanan yang berkeadilan,” ujar Gus Ipul.

Untuk memastikan penyaluran BLTS berjalan tertib, Gus Ipul meminta pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), TKSK, serta aparat kelurahan ikut membantu mengarahkan warga penerima bantuan.

Hingga kini, BLTS sudah tersalurkan kepada 20 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di berbagai daerah. Kemensos terus mengawasi perkembangan di setiap provinsi dan berkoordinasi dengan PT Pos untuk memastikan penyaluran bantuan berlangsung cepat dan tepat sasaran.

Gus Ipul menekankan, BLTS adalah upaya pemerintah dalam menjaga daya beli masyarakat dan membantu keluarga penerima manfaat menghadapi lonjakan harga kebutuhan pokok.

“Kita ingin bantuan ini benar-benar sampai kepada masyarakat yang berhak, tanpa hambatan dan tanpa menyulitkan mereka,” ujarnya.

Mensos pun mengimbau agar warga tidak pani atau datang serentak berdesakan ke kantor pos.

“Datang sesuai jadwal, ikuti arahan petugas. Bantuan ini tidak akan hilang, tidak akan berkurang. Semua pasti mendapatkan jatah sesuai haknya,” tegas Gus Ipul.

(INFO KINI)

Penulis: Tim Media Servis