Menuju konten utama

Gubernur Jateng Minta Pemda Peduli Warga Berkebutuhan Khusus

Gubernur Jateng Minta Pemda Peduli Warga Berkebutuhan Khusus
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - [caption id="attachment_68930" align="alignnone" width="1200"]Penyandang gangguan jiwa Mamad (35) dipasung kaki dan tangannya di Dusun Wanasari, Sindangkasih, Ciamis, Jawa Barat, Senin (26/1). Akibat tidak memiliki biaya untuk berobat, Mamad terpaksa dipasung dan dirantai sejak 14 tahun lalu karena sering mengamuk dan memecahkan kaca rumah. ANTARA FOTO/Adeng Bustomi/Spt/Asf/15. Akibat tidak memiliki biaya untuk berobat, Mamad terpaksa dipasung dan dirantai sejak 14 tahun lalu karena sering mengamuk dan memecahkan kaca rumah. ANTARA FOTO/Adeng Bustomi[/caption]

Sebagai bentuk kehadiran pemerintah di tengah-tengah masyarakat, Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo meminta pemerintah daerah (Pemda) untuk lebih peduli kepada warga berkebutuhan khusus.

"Kalau ada warga berkebutuhan khusus yang dipasung karena gila, jangan didiamkan, pemerintah harus peduli dan kalau kabupaten tidak mau merawat, laporkan ke provinsi," kata Ganjar saat mendatangi rumah Mispan (40), warga Dusun Kawista, Desa Adiwarno, Kecamatan Selomerto Kabupaten Wonosobo, Kamis (24/3/2016).

Mispan menderita kelumpuhan saat berusia 15 tahun setelah terjatuh dari sungai dan kini hidup sebatang kara. Untuk memenuhi kehidupannya sehari-hari, Mispan dirawat oleh kakak sepupunya, Miskem (50) yang kebetulan tinggal di sebelah rumahnya.

Miskem mengaku, Mispan tidak pernah mendapat perhatian yang layak dari Pemerintah Kabupaten Wonosobo maupun Dinas Sosial setempat, bahkan yang lebih parah, adik sepupunya itu baru mendapatkan haknya sebagai warga negara seperti kartu tanda penduduk (KTP), kartu keluarga (KK), dan kartu jaminan sosial BPJS Kesehatan justru sehari sebelum Ganjar berkunjung.

Mendengar hal tersebut, Ganjar berinisiatif mengajak Mispan untuk dirawat di Panti Wreda di Kutoarjo agar kesehatannya lebih terjamin, tak lama kemudian Mispan langsung dijemput oleh petugas media menggunakan ambulans. (ANT)

Baca juga artikel terkait GANJAR PRANOWO atau tulisan lainnya

Reporter: Alexander Haryanto