Menuju konten utama

Golkar Rayakan HUT ke-61 Sederhana, Ziarah hingga Doa Bersama

Rangkaian pertama berupa ziarah ke TMP Kalibata, Jakarta Selatan, berlangsung pada 20 Oktober 2025 siang.

Golkar Rayakan HUT ke-61 Sederhana, Ziarah hingga Doa Bersama
Ketua Penyelenggara HUT ke-61 Partai Golkar Muhidin M Said saat konferensi pers di DPP Golkar, Jakarta Barat, Sabtu (18/10/2025). tirto.id/Muhammad Naufal
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Partai Golkar bakal memulai rangkaian hari ulang tahun (HUT) ke-61 mulai 20 Oktober 2025. Ada sejumlah kegiatan dalam rangkaian HUT ke-61 Golkar, yakni ziarah ke Taman Makam Pahlawan (TMP) hingga menggelar doa bersama.

Ketua Penyelenggara HUT ke-61 Partai Golkar, Muhidin M Said, berujar perayaan ulang tahun parpol berlambang pohon beringin itu akan diselenggarakan secara sederhana. Partai Golkar disebut hendak mendekatkan diri kepada masyarakat.

"Bahwa kegiatan-kegiatan Partai Golkar dalam rangka hari ulang tahun yang ke-61 ini memang kita sesuaikan dengan tuntutan rakyat Indonesia,” ucapnya di Kantor DPP Golkar, Jakarta Barat, Sabtu (18/10/2025).

"Semua mengarah bagaimana Partai Golkar bisa secara langsung menemui atau mendekat, melakukan rasa solidaritas terhadap apa yang terjadi dengan masyarakat kita saat-sekarang ini," sambung dia.

Muhidin mengatakan, rangkaian pertama berupa ziarah ke TMP Kalibata, Jakarta Selatan, berlangsung pada 20 Oktober 2025 siang. Malam di hari yang sama, Partai Golkar akan menggelar tasyakuran di kantor DPP mereka.

Lalu, pada 22 Oktober 2025, Partai Golkar melalui DPP hingga DPC bakal membagikan sembako se-Tanah Air untuk 500.000 penerima. Partai Golkar akan menggelar maulid dengan penceramah Gus Iqdam di Velodrome, Jakarta Timur, pada 25 Oktober 2025.

Kata Muhidin, Partai Golkar bakal menggelar pentas wayang kulit di DPP Golkar pada 14 November 2025. Kemudian, puncak perayaan HUT ke-61 Golkar akan dilakukan di sejumlah daerah dengan doa berdasar agama yang berbeda-beda.

Puncak perayaan berupa doa bersama di Jakarta akan dilakukan secara agama Islam, Bali secara agama Hindu, Medan secara agama Kristen, Kupang secara agama Katolik, Singkawang secara agama Konghucu dan Bangka Belitung secara agama Budha.

"Jadi, seluruh unsur, seluruh agama, akan berpartisipasi di seluruh Indonesia secara seretak, akan dilakukan sesuai dengan jamnya masing-masing di daerah masing-masing," sebut Muhidin.

Baca juga artikel terkait GOLKAR atau tulisan lainnya dari Muhammad Naufal

tirto.id - Flash News
Reporter: Muhammad Naufal
Penulis: Muhammad Naufal
Editor: Anggun P Situmorang